Kredit Disetujui, BNI Akad Massal KPR

    356
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Mengulang kesuksesan akad massal sebelumnya, BNI kembali menggagas penandatanganan 1.946 akad kredit pemilikan rumah (KPR) secara serempak di 86 kota di seluruh Indonesia. Puncak acara akad kredit massal ini dipusatkan di Monumen Kapal Selam, Surabaya, Sabtu (23/3).

    Hadir menyaksikan penandatanganan akad massal tersebut, Direktur Retail Banking BNI Tambok P Setyawati, Direktur Manajemen Risiko BNI Bob Tyasika Ananta, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko D Heri Poerwanto, Dirut Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kemenpupera Budi Hartono. 

    Tambok menyebutkan, BNI tetap optimis akan menyalurkan lebih banyak kredit hingga akhir tahun. Di samping itu, BNI juga menawarkan kemudahan pembayaran uang muka secara cashless yakni melalui mobile banking, sms banking, maupun internet banking. Kemudahan tersebut merupakan langkah BNI dalam membangun cashless society, dan digitalisasi.

    BNI juga mengajak nasabah para pemilik rumah baru agar memanfaatkan layanan digital banking atau e-channel BNI yang handal yaitu Mobile Banking. Layanan Mobile Banking BNI antara lain dapat digunakan untuk pembayaran rutin bulanan seperti PLN, PDAM, PBB dan juga iuran kompleks bulanan. Para nasabah juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk bisa menjadi Agen46 BNI di lingkungan komplek perumahannya.

    Griya untuk Milenial

    Selain untuk debitur KPR Sejahtera yang memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), akad kredit massal ini juga dilakukan untuk debitur BNI Griya yang yang termasuk didalamnya adalah generasi milenial. Gaya hidup generasi milenial zaman now itu identik, yaitu lebih fokus mencari pengalaman dan menikmati hidup dengan happy. Mulai dari suka ngopi, travelling, kulineran hingga bergaya mengikuti tren terkini yang kerap membuat milenial diasumsikan bahwa memiliki rumah tidak menjadi prioritas.

    Ditambah faktor harga rumah yang tak lagi murah, rumah dengan lokasi strategis di tengah kota atau ibukota saja harganya rata-rata terus meningkat. Sebagai gambaran, data dari Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan harga rumah di wilayah Jabodetabek saja mengalami kenaikan 20% per tahun. Sementara kenaikan gaji milenial posisi karyawan rata-rata hanya 10% per tahun. 

         Tentu punya rumah atau hunian idaman pribadi bagi milenial menjadi tantangan tersendiri. Menanggapi hal ini, BNI menciptakan sebuah produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru yang lebih mengerti gaya hidup, kebutuhan, dan kemampuan bayar kaum milenial.

    Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setiawati mengatakan BNI hadir menginspirasi generasi muda untuk lebih berani memikirkan masa depannya mulai dari sekarang, dengan Produk BNI Griya maupun program  KPR Sejahtera BNI-FLPP dari Kementerian PU dan Perumahan rakyat.

    Keunggulan lain BNI Griya adalah Pembayaran Uang Muka sebesar 0%, suku bunga yang ringan dan tetap mulai dari 6,75% per tahun efektif fixed 2 tahun pertama dan 7,75% per tahun efektif fixed 1 tahun berikutnya. BNI juga menawarkan plafon sebesar Rp 20 miliar dengan  jangka waktu yang fleksible hingga 30 tahun. Menariknya, BNI Griya juga ditawarkan dengan fleksibilitas fitur angsuran suka-suka, dimana cicilan akan menjadi lebih ringan di awal kredit, disesuaikan dengan penghasilan, sehingga tidak mengubah gaya hidup secara drastis. (son)