Babel Siapkan 3 KEK Pariwisata

    43
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) menyiapkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata siap bertransformasi ke non-tambang beralih ke sektor pariwisata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

    Untuk mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata, Pemprov Kepulauan Bangka-Belitung bersama stakeholder pariwisata siap mengembangkan 3 KEK pariwisata salah satunya
    KEK di Tanjung Kelayang. "KEK Pariwisata ini disiapkan sebagai destinasi kelas dunia. Kepulauan Bangka-Belitung siap menjadi destinasi pariwisata terbaik di Indonesia,” kata Kepala Bappeda Kep. Bangka-Belitung Fery Insani mewakili Gubernur Kep. Babel dalam acara launching dan press conference Bangka Cultural Wave Festival (BCWF) 2019 di Jakarta, Senin (25/3).

    Ia bersama Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural yang juga sebagai Ketua Pelaksana 100 Calender of Event 100derful Indonesia (CoE WI) 2019  Esthy Reko Astuti hadir di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Senin malam (25/3/2019).

    Fery menjelaskan, Provinsi Kep. Bangka-Belitung tidak bisa terus mengandalkan dari hasil tambang yang kecenderungannya makin menurun, sehingga segera bertransformasi ke non-tambang di antaranya sektor pariwisata. "Sektor pariwisata akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Fery Insani.

    Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kep. Bangka Belitung tahun lalu sebesar 4,45% atau di bawah pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 5,4% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,17%.

    Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti memberikan apresiasi penyelenggaraan BCW Festival 2019 sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya sebagai daya tarik wisata sekaligus mempromosikan serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Bangka. 

    Menurut Esthy, penyelenggaraan event akan meningkatkan ekonomi serta indeks kebahagian masyarakat sekaligus memperkuat unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) juga unsur terpenting CEO commitment. "Pulau Bangka rencanya memiliki 2 KEK pariwisata di Tanjung Gunung dan Sungailiat sebagai destinasi kelas dunia. Kemajuan KEK  ini tidak lepas dari CEO commitment,” kata Esthy didampingi Bupati Bangka Mulkan.

    Esthy Reko Astuti menjelaskan, event Bangka Cultural Wave Festival (BCWF) 2019 masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI) 2019. “Provinsi Kep. Babel mempunyai 3 event unggulan yang masuk dalam CoE WI 2019,” kata Esthy.

    Penyelenggaraan BCW Festival 2019 yang tahun ini memasuki tahun ke-4, menurut Bupati Bangka Mulkan, menjadi event andalan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Bangka. "Lokasi penyelenggaraan BCW Festival 2019 sangat dekat dengan Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang hanya sekitar 1 jam dengan kendaraan darat sehingga akan menarik minat  pengunjung,” kata Mulkan.

    Event tahun BCW Festival 2019 akan berlangsung di De’Locomotief, Pantai Wisata Tonaci, Sungailiat, Bangka, 2-7 April 2019.

    BCW Festival 2019 mengangkat tema ‘Home Coming’ akan menampilkan beragam budaya  berupa pertunjukan musik dan tari dari berbagai daerah nusantara hingga mancanegara. Selama satu minggu berlangsungnya festival ditampilkan 7 kegiatan utama yakni Bangka Wave Carnival; Bangka Ethnik Wave Permormance Festival; Bangka Etnik Musik Festival; dan Bangka Art Wave. (son)