Keren, Prangko Membumikan dan Membunyikan 4 Pilar

    23
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-

    Sekretaris Jendral MPR RI, Ma'ruf Cahyono mengatakan ada beragam metode dan cara bagi semua pihak termasuk Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk membumikan dan membunyikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai 4 Pilar MPR. Salah satunya melalui media prangko. "4 Pilar Kebangsaan itu sebagai nilai-nilai yang harus membumi dan membunyi dalam arti berada terusĀ  dalam kehidupan bangsa Indonesia. Melalui beragam metode dan cara kita harus membumikan dan membunyikannya. Mudah-mudahan Prangko seri 4 Pilar MPR ini tidak hanya sebatas simbol," tegas Ma'ruf Cahyono pada pidato sambutan Prangko seri 4 Pilar MPR RI di Ruang Delegasi Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/3).

    Ma'ruf mengatakan, Prangko seri 4 Pilar MPR merupakan terobosan luar biasa. Secara harfiah, katanya tidak mudah bisa diungkapkan tetapi terkandung makna luar biasa. "Kita lihat isinya Pancasila, lho ideologi. Yang lain lagi UUD, isinya konstitusi negara. Luar biasa," sebutnya.

    Prangko, diakui Ma'ruf saat ini bukan hanya sebatas sebagai alat untuk berkirim surat, tetapi lebih dari itu bagi sebagian masyarakat seperti komunitas blogger dan filateli dianggap sebagai sesuatu yang bernilai tinggi dan sebagai dokumentasi yang hadir dalam kehidupan keseharian masyarakat.

    Oleh karena itu, ia meyakini Prangko seri 4 Pilar MPR makin memperkuat nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinnekata Tunggal Ika dan NKRI dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

    Ma'ruf berharap melalui prangko, nilai-nilai yang menjadi dasar membangun ke-Indonesia dapat terus menyatu dalam ruang dan gerak bangsa Indonesia. "Mari untuk terus merawat keindonesiaan, dengan menjadikan 4 Pilar sebagai nilai yang membumi dan dipahami," ajaknya.

    Hadir dalam peluncuran Prangko seri 4 Pilar MPR tersebut antara lain Direktur Pos Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ikhsan Baidirus, Kepala Regional 4 Jakarta PT. Pos Indonesia Oni Hardiono, Kepala SBU Non Keuangan RU Peruri Fadel, dan Kabag Humas MPR RI Hj. Siti Fauziah. (har)