Perahu Klotok Tenggelam, KSOP Kumai Kerahkan Tim Pencarian

    10
    KUMAI (Bisnisjakarta)-
    Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah bersama potensi SAR lainnya melanjutkan pencarian seorang nelayan bernama Mahlan Bin Arifin (67) yang mengalami musibah perahu klotoknya tenggelam saat mencari ikan di perairan Tanjung Rema, Kuala Kumai, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Minggu (31/3).

    Kepala KSOP Kumai Capt. Wahyu Prihanto menjelaskan, korban hilang saat mencari ikan diketahui setelah kapalnya ditemukan warga tenggelam di Tanjung Rema Kuala Kumai Desa Kubu Kec. Kumai. Atas laporan tersebut, selanjutnya dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan dibantu Tim SAR yang terdiri dari KSOP Kumai, Polair Polda Kobar, Polair Polres Kumai, Polsek dan KP3 Kumai, Basarnas, BPBD Kobar, dan masyarakat nelayan setempat.

    Adapun tim KSOP Kumai telah menunjuk Marjuki sebagai koordinator lapangan untuk pencarian korban dimaksud. "Begitu mendapatkan laporan dari saksi, kami langsung melaporkan ke pusat dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan potensi SAR di Kumai untuk melakukan pencarian korban," kata Capt. Wahyu.

    Dalam pencarian SAR gabungan tersebut, korban masih belum diketemukan. Kondisi cuaca pada saat kejadian berawan cenderung hujan dengan ketinggian ombak sedang. "Pagi ini pencarian korban akan dilanjutkan sedangkan perahu klotok yang tenggelam sudah ditarik ke tepi daerah Kubu, Kumai," kata Capt. Wahyu.

    Capt. Wahyu juga mengingatkan kembali agar perahu-perahu klotok yang akan mencari ikan untuk selalu memperhatikan faktor cuaca dan memastikan standar alat keselamatan pelayaran minimal telah dilengkapi dan dimiliki sebelum berlayar. "Sekali lagi, kami mengingatkan agar para nelayan yang akan berlayar mencari ikan untuk selalu memperhatikan cuaca dan memiliki alat keselamatan minimal seperti life jacket. Keselamatan pelayaran merupakan prioritas dan tanggung jawab bersama termasuk para nelayan," tutup Capt. Wahyu. (son)