DDT Jatinegara-Cakung Beroperasi, Dua Pelintasan Ditutup

    45
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Pembangunan Double-Double Track (DDT) lintas Manggarai – Cikarang sepanjang 35 Km memasuki tahapan baru. Mulai 12 April 2019,  pada titik Km 12 dan Km 21 antara Jatinegara dan Cakung akan dilaksanakan kegiatan pemindahan jalur (switchover) pada jalur dwiganda (DDT) segmen Jatinegara-Cakung lintas Manggarai-Cikarang. Setelah pelaksanaan switchover ini, DDT segmen Jatinegara-Cakung sepanjang 9,5 Km sudah dapat dioperasikan.

    Kepala Balai Teknik Jakarta-Banten Jumardi di Jakarta, Senin (8/4) mengatakan, dengan beroperasinya DDT segmen Jatinegara-Cakung, nantinya jalur ganda eksisting akan dioperasikan untuk melayani operasional KRL Commuterline Jabodetabek. Sedangkan jalur ganda yang baru akan difungsikan untuk melayani pengoperasian KA Jarak Jauh dan KA Lokal.

    Rencana switchover DDT segmen Jatinegara-Cakung ini, kata Jumardi, akan membawa dampak pada bertambahnya waktu perjalanan kereta api. Untuk itu, Kementerian Perhubungan bersama operator yaitu PT KAI dan PT KCI menghimbau kepada masyarakat pengguna jasa untuk dapat menyesuaikan waktu perjalanan bagi yang akan menggunakan kereta api serta memohon maaf atas ketidaknyamanan sebagai dampak pelaksanaan switchover.

    Selain itu, jelas Jumardi, dalam rangka mendukung keselamatan perjalanan operasional kereta api, ketika jalur dwiganda (DDT) dioperasikan, Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur, Pemerintah Kota Bekasi, Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian Metro Kota Jakarta Timur, Kepolisian Metro Kota Bekasi, DAOP I PT KAI beserta intansi terkait lainnya akan menutup 2 pintu perlintasan sebidang.

    Perlintasan tersebut, yaitu : JPL 52 di Pisangan Lama (Pasar Enjo) dan JPL 66 di Jl. Stasiun Cakung, Jakarta Timur. Untuk itu dimohon kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan berbasis jalan raya agar dapat menggunakan beberapa jalan alternatif, seperti flyover Cipinang yang telah dibangun Pemerintah.

    Sementara itu, Kementerian Perhubungan dalam rangka mendukung operasional jalur dwiganda (DDT) ini juga telah menyelesaikan modernisasi 5 stasiun yaitu: Sta.Klender, Sta.Klender Baru, Sta.Buaran, Sta.Cakung dan Sta.Kranji. Diharapkan dengan beroperasinya DDT segmen Jatinegara-Cakung dan 5 stasiun modernisasi akan mendukung terwujudnya target penumpang kereta api perkotaan di wilayah Jabodetabek atau pengguna jasa KRL Commuterline menjadi 1,2 juta orang perhari pada tahun 2019. (son)