Kemenhub Siap Kelola Bandara Atung Bungsu Pagar Alam

    51
    PAGAR ALAM (Bisnisjakarta)-
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik rencana Pemerintah Daerah baik Pemprov Sumatera Selatan dan Pemkot Pagar Alam untuk menyerahkan pengelolaan Bandara Atung  Bungsu Pagar Alam ke Kementerian Perhubungan. "Permintaannya Pak Walikota, bagaimana kalau Bandara Atung Bungsu ini bisa diserah terimakan oleh Pemda kepada Pemerintah  Pusat. Saya mengapresiasi bahwa tanahnya sudah disiapkan, keinginan untuk menyerahkan juga ada, Insya Allah akan kita proses karena akan kita terima dan akan kita kembangkan bandara ini," jelas Menhub saat meninjau Bandar Udara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumsel, Selasa (9/4).

    Dengan pengalihan pengelolaan ini, rencananya akan dilakukan perpanjangan runway yang semula memiliki panjang 1.340 m menjadi 1.600 m agar dapat dilandasi oleh pesawat yang lebih besar. Selain itu, Menhub mengatakan terminal penumpangnya juga akan direnovasi. "Kami akan coba mengembangkan bandara ini dengan memperpanjang landasan menjadi paling tidak 1.600 m dan juga merenovasi terminal. Agar turis kalau datang ke Pagar Alam itu tidak ragu-ragu," ungkap Menhub.

    Hal ini didukung oleh pernyataan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang menyatakan bahwa saat ini operasional dan pelayanan Bandara Atung Bungsu di bawah pengelolaan pemerintah kota masih belum maksimal. Ia meminta untuk dapat dialihkan pengelolaannya oleh Pemerintah Pusat. Harapannya, akan ada penambahan maskapai dan penerbangan menuju dan dari Pagar Alam. "Dari tahun 2007 Bandara ini selalu di operasionalkan oleh Pemkot yang pembiayaannya tidak sederhana, sehingga tidak bisa maksimal pelayanannya. Maka kami memohon untuk dapat dikelola oleh Kemenhub saja. Alhamdulillah Pak Menteri sudah menerima itu, mudah-mudahan nanti ada penambahan maskapai atau penambahan penerbangan," harap Gubernur.

    Setelah ini akan dilakukan tahap administrasi untuk kemudian dilakukan serah terima. Proses administrasi ini akan memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan runway pada tahun 2020 dan proses renovasi terminal pada tahun 2021. "Proses administrasi sampai ke serah terima itu butuh 3-4 bulan. Target pertama serah terima dulu kemudian tahun 2020 mulai kita perpanjang runway. Setelah itu 2021 terminalnya kita bangun," tutur Menhub Budi.

    Dalam kegiatan ini, Menhub turut didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni. (son)