Selamat Jalan Maestro Carnival Indonesia

    95
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Industri pariwisata Indonesia tengah berduka. Salah satu putra terbaik yang mengharumkan nama Jember Fashion Carnival hingga dikenal dunia, Dynand Fariz tutup usia. Dynand wafat di Rumah Sakit Jember Klinik, Kabupaten Jember, Rabu (17/4) sekitar pukul 03.55 WIB, diusianya yang ke 55 tahun.

    Mendengar wafatnya koreografer Asian Games 2018 Jakarta itu, Menpar Arief Yahya langsung berbelasungkawa. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran di Kementerian Pariwisata turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Mas Dynand Fariz,” kata Menpar.

    Menpar Arief mengatakan, sosok Dynand Fariz sangat berjasa bagi industri pariwisata Indonesia. Ia membawa JFC menduduki posisi pertama di Asia dan ketiga di dunia sebagai karnaval terbaik setelah Rio Carnival di Brazil, dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles Amerika Serikat. 

    Bahkan, Arief Yahya menjadikan Jember Fashion Carnival (JFC) sebagai tolak ukur pelaksanaan event-event di Indonesia. Dan Dynand Fariz sendiri menjadi salah satu Kurator untuk Top 100 Calender of Event di Indonesia. "Mas Dynand, selamat jalan sahabatku. Mahakaryamu demikian indah dan megah, serta akan dikenang selamanya. Selamat jalan maestro Carnival Indonesia,” pungkas Arief Yahya. (son)