BSF, Strategi Produk UMKM Bali Tembus Pasar Global

    42
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Menkop dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Gubernur Bali Wayan Koster membuka Bali Smesco Festival (BSF) yang digelar di Gedung Smesco Indonesia, 20-21 April 2019. Hajatan tersebut merupakan upaya Pemprov Bali untuk mempromosikan produk usaha kecil menengah (UKM) Bali kepada masyarakat di Jakarta dan memasuki pasar global.

    Direktur Utama Smesco Indonesia Emilia Suhaimi di Jakarta, Sabtu (20/4) mengatakan, pihaknya menggelar festival tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali. "Event ini sebagai ajang promosi dalam negeri bagi UMKM unggulan Bali, dan memperkenalkan semua potensi Provinsi Bali meliputi produk unggulan UKM, pariwisata, budaya dan kuliner khas,” kata Emilia.

    Ia menambahkan, selama ini masyarakat Bali terbiasa menyelenggarakan event, memadukan musik, tarian dalam kehidupan upacara keagamaan dirumah, di banjar maupun di pura. “Karena itu saya percaya Smesco Bali Festival akan berlangsung meriah dan mendatangkan suasana Bali,” kata Emilia.

    Bali Smesco Festival juga merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan KUKM yang dilakukan oleh lintas lembaga di Provinsi Bali. Karena itu event akan mempromosikan tidak hanya kerajinan dan produk-produk unggulan, tetapi juga pentas seni budaya, pariwisata, dan kuliner khas Bali. "Ini merupakan salah satu momentum untuk memperkenalkan produk-produk unggulan asal Provinsi Bali kepada potensial buyer. Mereka akan diundang hadir bersama dengan perwakilan asosiasi,” ujar Emilia.

    Bali Smesco Festival akan berlangsung di Creative Space lantai 3 Gedung Smesco Indonesia, Jakarta. Panitia penyelenggara menyediakan beragam acara mulai dari pameran UMKM, talkshow, parade busana adat dan tarian asal Bali (joged Bumbung), hingga demo melukis.

    Bali Smesco Festival 2019 mengambil tema “Melalui Bali Smesco Festival UMKM Bali Menembus Pasar Global”. Sebanyak 38 peserta dari UKM asal Bali akan ikut dalam pameran tersebut.

    Peserta pameran terdiri atas UKM produk kerajinan seperti Tenun, perak, kerang, lukisan, dan lain-lain. Selain itu juga menawarkan produk kuliner antara lain nasi jenggo,baso ikan,sate lilit ikan. Semua ini tersedia bagi para pengunjung untuk datang dan berbelanja selama event berlangsung. (son)