PR Campaign, Wonderful Indonesia Terbaik di Asean

    24
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PR Campaign, brand pariwisata Wonderful Indonesia dianggap yang terbaik se-Asia Tenggara melalui penghargaan yang diperoleh Kementerian Pariwisata dari ASEAN Public Relation Network (APRN). Penghargaan diberikan berupa ASEAN Best PR Campaign Diamond Award yang dianugerahkan di Kuching – Malaysia, Senin (29/4).

    Penghargaan ASEAN International PR Excellence Awards yang kedua merupakan hasil kolaborasi antara APRN dengan Global Alliance for Public Relations & Communications Management dan Institute Public Relation Malaysia (IPRM).

    Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono di Kuching, Malaysia, Senin (29/4) menjelaskan, penghargaan itu dihadiri oleh lebih dari 150 profesional dan praktisi Public Relation (PR) pemerintah dan industri terkemuka dari ASEAN dan sekitarnya. "Kami bangga dengan keberhasilan Wonderful Indonesia di ajang apapun dalam momentum apapun, award bagi kami begitu penting bagi bangsa karena tiga alasan, Confidence, Credibility, dan Calibration (3C),” katanya.

    Dalam hal confidence, Anang menilai, penghargaan akan menaikkan tingkat kepercayaan diri bangsa. Terlebih tema yang diangkat pada penghargaan kali ini adalah Communication, Attention, Tactics yang menyoroti masalah-masalah penting dalam Hubungan Masyarakat, khususnya tentang bagaimana PR Profesional terlibat dengan dunia internasional.

    Pada ASEAN International PR Excellence Awards sendiri terdapat delapan kategori untuk pemenang yaitu PR Programme, PR Practitioner, PR Agencies, PR Campaign, Crisis Management, Print Media Company Supporting PR and Communication Industry, Online Media Company Supporting PR and Communication, and Government.

    Penghargaan diserahkana YB Datuk Haji Abdul Karim Rahman Hamzah, Menteri Pariwisata, Seni, Budaya, Pemuda & Olahraga Malaysia pada ASEAN International Conference.

    APRN merupakan organisasi yang berfungsi sebagai platform untuk memfasilitasi konektivitas di antara para pemimpin PR, praktisi PR, pendidik PR, dan lembaga PR di wilayah ini. (son)