Menhub-Menkes Cek Kesiapan Bandara Soetta Hadapi Angleb

    15
    TANGERANG (Bisnisjakarta)- 

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Nila F Moelok cek kesiapan Bandara Soekarno Hatta hadapi angkutan Lebaran 2018. Keduanya didampingi Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Airnav Indonesia dan jajarannya meninjau Posko Kesehatan dan ramp check pesawat di Terminal 1.

    Menhub menyampaikan apresiasi kesiapan Aiport Operation Control Center (AOCC) yang telah dibangun dengan baik di Bandara Soekarno Hatta. Personel di Bandara juga akan siap siaga selama angleb dengan dibagi dua shift untuk meningkatkan layanan bagi pemudik yang menggunakan angkutan udara.

    Menkes Nila menambahkan, pihaknya menyiapkn posko kesehatan di 27 bandara berikut tim medis untuk antisipasi selama masa angleb. "Kalau di stasiun petugas digilir tiga shift di bandara dua shift,” katanya.

    Seluruh personel teknis Kemenkes dan Kemenhub kata dia tidak ada yang libur atau cuti. Semua melayani angleb untuk memastikan para pemudik nyaman dan sehat sebelum terbang.

    Terkait dengan harga tiket yabg dirasakan masih tinggi, Menhub menyarankan agar maskapai penerbangan memberikan harga khusus bagi penumpang yang mengambil rute menuju Jakarta. "Ya, pada angkutan Lebaran ini rata-rata penerbangan dari Jakarta terisi 100 persen namun untuk angkutan baliknya sekitar 60 persen,” ungkap Menhub.

    Dengan adanya harga khusus atau diskon maka diharapkan jumlah penumpang dapat lebih tinggi di angkutan balik pada masa angleb. "Bisa saja mereka ke Jakarta untuk wisata atau lainnya,” katanya.

    Seperti diketahui pada masa angleb biasanya akan terjadi lonjakan penumpang di bandara asal hingga ada permintaan penerbangan tambahan (extra flight).

    Penerbangan tambahan dilaksanakan pada jam-jam yang tidak padat arus lalu lintas angkutan udaranya. Bahkan beberapa bandara menjadi beroperasi 24 jam agar dapat mengakomodir pelayanan extra flight. (son)