Cegah Kriminal di Tol Trans Sumatera, Polri Terjunkan Brimob

    18
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat yang akan mudik melalui tol Trans Sumatera. Dirjen Budi memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian RI untuk menjaga keamanan pada ruas-ruas tol sepanjang Trans Sumatera, termasuk juga di rest area yang berada di sepanjang tol. "Kami sudah berkoordinasi dengan Polri, dimana nantinya Polri akan menyiagakan anggota Brimob di sepanjang rute tol Trans Sumatera. Kalau di wilayah lain kan Polisi lalu lintas, kalau di Trans Sumatera Polri menerjunkan Brimob untuk memberikan rasa keamanan," ujar Dirjen Budi, ditemui usai paparan arus mudik di kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (29/5).

    Menurut Dirjen Budi, Polri, dalam hal ini terkait pengamanan arus mudik di tol Trans Sumatera, tidak akan segan-segan untuk bertindak tegas. Diakui olehnya bahwa sebagian rute yang dilewati tol Trans Sumatera merupakan jalur dengan tingkat resiko kemanan tinggi. "Jadi jangan takut, Polri akan bertindak tegas," kata dia.

    Berdasarkan data Balitbang Kemenhub diketahui, untuk lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni diperkirakan tahun ini akan dilintasi 1,42 juta penumpang atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 1,35 juta, lalu diikuti 108.894 unit sepeda motor atau naik 5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 103.709 unit, serta roda 4 yang diperkirakan mencapai 196.613 unit atau naik hingga 15 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 170.968 unit.

    Sebaliknya, pemudik dari Bakauheni menuju Merak diperkirakan akan dilintasi 1,29 juta orang atau naik 5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1,23 juta orang, diikuti roda 2 sebanyak 92.269 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 87.876 unit, dan roda 4 sebanyak 179.629 unit atau naik 15 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 156.199 unit. (son)