Reuni SMP Ampera, Menyambung Benang Yang Putus

    189
    JAKARTA (Bianisjakarta)-
    Keguyuban para alumni SMP Ampera Karang Dapo dalam gelaran Reuni Alumni bertajuk Spirit of Ampera alias amanat penderitaan rakyat dihadiri angkatan 1979-2019 yang berlangsung di Kantor Kelurahan Karang Dapo, Muratara, Kamis (6/6).

    Salah seorang panitia Nikson menggambarkan, dalam kegiatan tersebut setidaknya ada sekitar 200 alumni dari berbagai kota di Sumsel dan Jabodetabek yang kebetulan sedang mudik lebaran. "Acara ini sendiri diinisiasi angkatan pertama dalam rangka memperingati 40 Tahun SMP Ampera," kata Nikson.

    Dari sisi kegiatan, kata Nikson, reuni akbar dimaksudkan untuk menyambung serta menjaga silaturahmi antar sesama alumni. Sekaligus pula agar tidak terputus dengan sekolah dimana pernah menjadi tempat menimba ilmu. "Yang hadir dalam reuni ini dari berbagai profesi baik ASN, sipil, militer, swasta dan sebagainya," kata Nikson.

    Ia berharap, kehadiran para alumni dalam reuni ini menjadi awal komitmen bersama untuk saling berbagi rasa. Dari wadah yang sudah terbentuk ini, tak sekadar temu kangen antaralumni, tetapi juga akan semakin memperbanyak kegiatan termasuk kontribusi positif bagi almamater. "Kita akan bersinergi antara alumni dengan sekolah untuk hal-hal positif," kata Nikson.

    Sementara itu, Ketua Panitia Rusdi Laili berharap, tujuan penyelenggaraan acara reuni ini diantaranya akan membuat data base alumni serta mendorong agar pengurus yayasan memperjuangkan peningkatan status akreditasi sekolah, sehingga lahir pengakuan atas lulusan sekolah swasta tertua di Muratara ini.

    Yang terpenting, terwujudnya kerukunan serta kekompakan dan persaudaraan seluruh alumni, dan terus terjaga serta menjadi semakin kuat lagi dimasa yang akan datang.

    Acara puncak diisi dengan hiburan, pemberian kenang-kenangan kepada para guru, dan pembagian berbagai dan undian hadiah menarik. (son)