Dukung Jonglosemar Sebagai Bali Baru, Peran Damri dan Kereta Dioptimalkan

    63
    YOGYAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) digadang-gadang sebagai salah satu destinasi sepuluh Bali baru. Untuk mendukung hal tersebut Kemenhub telah menyiapkan beberapa moda angkutan agar antardestinasi saling terkoneksi, antara lain bus Damri dan Kereta Api. "Moda tersebut menjadi tulang punggung untuk menghubungkan ketiga daerah tersebut," kata Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani saat lokakarya media massa di Yogyakarta, Sabtu (6/7).

    Menrut Yani, di Joglosemar terdapat tiga bandara yaitu Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Adi Sumarmo – Solo, dan Ahmad Yani – Semarang. Ketiga bandara tersebut menjadi pintu masuk bagi wisatawan. Untuk mengantarkan wisatawan ke tempat wisata, sudah dioperasikan kereta api dan bus sebagai alat penghubung. Pihaknya bersama Damri telah memiliki rute penghubung. Dari Yogyakarta International Airport (YIA) ada Damri ke Stasiun Wojo dan Kota Jogja. Ada juga rute ke Bandara Adi Sucipto, Purwokerto, Cilacap, dan Wonosari.

    Selain dari YIA, ada juga bus dari Terminal Giwangan, Yogjakarta. Tujuannya ke Candi Borobudur, Magelang. Waktu tempuhnya 52 menit. Rute ini dilayani dengan 15 bus yang dikelola oleh dua operator.

    Selain bus, disiapkan pula kereta api. Direktur Angkutan dan Lalu Lintas Dirjen Perkeretaapian Danto Ristiawan menyatakan, ada kereta bandara dari YIA. Di Bandara Solo pun sudah dibangun fasilitas kereta api bandara.

    Untuk YIA, ke depan ada rel baru sepanjang 5,7 km yang menghubungkan Stasiun Wojo dengan YIA. ‚ÄĚJalur KA ke YIA ini jalur baru. Harapannya masyarakat bisa turun langsung di YIA," katanya.

    Saat ini sudah ada rangkaian kereta dari Kota Jogja menuju Stasiun Wojo. Kereta tersebut melewati Stasiun Maguwo, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Tugu, dan Stasiun Wates. Dalam sehari ada enam kali keberangkatan. (son)