Nelayan Kepulauan Seribu Berkomitmen Pentingnya Keselamatan Pelayaran

    23
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kepulauan Seribu berkerjasama dengan Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta  menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Penyuluhan keselamatan pelayaran kepada Nelayan Tradisional di Pulau Pari, Kepulauan Seribu Jakarta, Jumat (19/7).

    Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu Capt. Herbert Marpaung menyebutkan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar  masyarakat nelayan tradisonal selalu menaati peraturan tentang keselamatan pelayaran. "Perlu kita sadari bahwa keselamatan pelayaran harus diutamakan sehingga menciptakan tradisi tertib dalam pelayaran," ujar Capt. Herbert.

    Capt. Herbert juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi buat masyarakat Pulau Pari serta dukungan dari Pemerintah Daerah Kepulauan Seribu atas terselenggranya Kegiatan Penyuluhan Nelayan Tradisional.

    Sementara itu, Direktur BP3IP yang diwakili oleh Kabid Penyelenggara Diklat BP3IP, Indra Gunawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan dan memotivasi para masyarakat nelayan tradisional agar dalam melaksanakan tugas-tugas pelayaran selalu mengutamakan fakfor-faktor keselamatan dan prosedur pelayaran sesuai amanat UU 17  Tahun 2008 tentang pelayaran. "BP3IP selaku lembaga pendidikan selalu turut mendukung partisipasi meningkatkan keselamatan bertranspotasi khususnya di bidang pelayaran," ungkap Indram

    Dalam kesempatan tersebut, nelayan tradisional di Pulau Pari dapat menyampaikan pentingnya keselamatan pelayaran disamping untuk mencari nafkah sebagai nelayan,"tutup Indra.

    Sebagai informasi, tujuan di adakannya kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Penyuluhan Nelayan Tradisional adalah untuk memberikan informasi terkait seluk beluk Pelayaran yang dilakukan selama 2 (dua) hari dengan tema Peran Serta Nelayan Tradisonal dalam rangka Keselamatan Pelayaran.

    Sebanyak 250 peserta yang terdiri dari para Nelayan tradisional di Pulau Pari antusias mengikuti kegiatan sampai berakhir. (son)