Revitalisasi, Satu Terminal Dianggarkan Rp 50 Milyar

    15
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Optimalisasi layanan, terminal masuk menjadi percontohan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Seluruh layanan akan ditingkatkan lebih baik lagi tanpa ada pungutan liar. "Terminal akan menjadi tempat dengan pelayanan yang terbaik bagi penumpang dan pengemudi," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub  Budi Setiyadi disela memberikan arahan di Terminal Alam Barajo, Jambi, Sabtu (20/7).

    Apalagi mulai tahun depan akan dilaksanakan perbaikan 20 terminal dengan anggaran masing-masing Rp 30-50 Miliar dengan fokus awal di Pulau Jawa, Medan, dan Lampung. Seluruh terminal akan ditingkatkan hingga setara layanan bandara dengan zonasi area penumpang keberangkatan dan kedatangan di area yang lebih nyaman. "Loket penjualan tiket juga ke depannya tidak ada lagi dan diubah menjadi e-ticketing sehingga saat tiba di terminal tinggal cetak tiket dan masuk ruang tunggu," urai Dirjen Budi.

    Seluruh petugas kata dia, mulai cleaning service, satpam, dan petugas layanan lainnya harus ramah dan melayani dengan senyum dan sapa.

    Kepekaan petugas juga harus jeli. Misalnya saja menurut Budi, bila ditemukan seorang wanita dengan tiga anak masih kecil, maka agar dibantu meringankan dengan menuntun atau menggendong salah satunya. "Untuk terminal ini, terkait aset agar diselesaikan dan dapat diajukan agar tahun 2021 dapat dilakukan perbaikan," ucap Dirjen Budi.

    Dia juga menyampaikan, ke depannya, Terminal juga bisa saja dikelola oleh pihak ketiga dan hal ini akan ditawarkan pihaknya. Ke depannya Kemenhub akan fokus pada poin keselamatan dengan melakukan ramp check bus dan uji petik lainnya. (son)