ASN-TNI-Polri Dapat Miliki Rumah Dengan Uang Muka Bunga 0 Persen

    69
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Anda berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri serta belum memiliki rumah, segeralah kunjungi Indonesia Property Expo (IPEX) 2019, karena banyak tawaran dengan gimmick marketing bebas biaya provisi, biaya bebas administrasi serta uang muka dengan bunga 0 persen. "Uang muka mulai dari 0% kami khususkan bagi pegawai negeri atau aparatur sipil negara, TNI, dan Polri yang memiliki payroll di BTN,” kata Dirut BTN Maryono usai pembukaan Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta, Sabtu (27/7).

    Selain kemudahan tersebut, kata Maryono, BTN juga menawarkan tenor KPR maksimal hingga 30 tahun. Sementara, tenor Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) ditawarkan sampai dengan maksimal 20 tahun. Promo yang menarik juga ditawarkan bagi segmen menengah ke bawah yang berminat untuk memiliki rumah subsidi. Gimmick marketing yang ditawarkan antara lain terbebas dari biaya administrasi, biaya provisi jika mengajukan fasilitas KPR BTN subsidi selama pameran berlangsung.

    Para calon nasabah juga diberikan kemudahan untuk mendapatkan fasilitas KPR meskipun berusia 18 tahun. Syaratnya, calon debitur muda ini sudah bekerja selama minimal 1 tahun dengan pendapatan tetap dan payroll di BTN. Persyaratan lain yakni instansi tempatnya bekerja sudah menjalin perjanjian kerjasama dengan BTN. Sehingga, nasabah dapat mendapatkan rekomendasi dari perusahaannya untuk mengajukan KPR. “Kami membuka diri ke seluruh lapisan masyarakat dengan produk KPR yang diracik sesuai dengan kemampuan masyarakat, termasuk para milenial melalui KPR Gaess yang sudah diluncurkan pada bulan Oktober tahun lalu,” kata Maryono.

    Maryono mengatakan, BTN terus memacu kinerja bisnis KPR perseroan dengan mengincar nilai sebesar Rp5 triliun dari ajang pameran properti tahunan ini. Target tersebut diyakini setelah mencermati kondisi pada semester dua tahun ini yang menjadi lahan subur bagi sektor properti.

    Menurut Maryono, gelaran IPEX menjadi langkah strategis perseroan untuk memanfaatkan kondisi tersebut, terutama dalam memacu kinerja lini KPR perseroan. "Pada semester dua ini, kami melihat berbagai komponen yang mendukung sektor properti seperti suhu politik yang relatif stabil usai Pemilu, melonggarnya suku bunga, hingga banyak proyek infrastruktur yang selesai atau akan dituntaskan tahun ini. Kami meyakini kondisi tersebut  dibarengi dengan aksi promosi yang kami lakukan, akan membuat masyarakat lebih optimistis dalam mencari hunian," paparnya.

    Adapun, nilai ijin prinsip KPR tersebut terdiri atas Rp4,5 triliun dari segmen KPR Non-Subsidi dan sisanya KPR Subsidi. Properti yang dipamerkan di IPEX pun beragam mulai dari rumah susun, rumah tapak, ruko, kios, kondominium, hingga kondotel.

    Harga hunian yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp135 juta hingga Rp5 miliar dengan lokasi tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. (son)