200 Mahasiswa dan Dosen Terima Beasiswa Uni Eropa

    45
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Sebanyak 200 mahasiswa dan dosen Indonesia memperoleh beasiswa dari Uni Eropa melalui Program Erasmus+ (Erasmus Plus). Mereka akan mengikuti pendidikan mulai dari jenjang strata satu hingga studi pascadoktoral, baik untuk program gelar maupun non-gelar atau pertukaran. Sebagian dari penerima beasiswa Erasmus+ akan menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi yang terletak di negara Eropa yang berbeda. Penyerahan sertifikat beasiswa dilakukan Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Charles-Michel Geurts di Jakarta, Minggu (28/7).

    Charles-Michel Geurts mengatakan, selain memberikan peluang yang sangat berharga bagi para penerima beasiswa untuk menempa profesionalisme dan kepribadian masing-masing, beasiswa Erasmus+ juga dapat meningkatkan wawasan dan memberikan pelajaran yang berharga untuk diaplikasikan ke Tanah Air.

    Charles mengatakan, sudah banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan manfaat dari studi di Eropa. Semua penerima beasiswa ini adalah calon-calon pemimpin potensial di masa yang akan datang di bidang keahlian mereka masing-masing. "Kami bangga bisa berkontribusi untuk masa depan Indonesia melalui program beasiswa ini," kata Charles Michel.

    Sementara Kepala Seksi Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Adhrial Refaddin menyampaikan terima kasih yang tulus serta penghargaan setinggi-tingginya kepada Uni Eropa atas upaya luar biasa yang secara konsisten telah mendukung pengembangan kapasitas akademik universitas di Indonesia melalui program beasiswa Erasmus+ bagi para mahasiswa dan dosen.

    Ia mengatakan, Beasiswa Erasmus+ mendukung Program Mobilitas Internasional yang bertujuan untuk mendorong internasionalisasi Pendidikan Tinggi Indonesia. Melalui Beasiswa Erasmus+, kata dia, Uni Eropa telah membantu Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan universitas dalam menuju internasionalisasi pendidikan tinggi.

    Charles-Michel menambahkan, sejak tahun 2004, sudah lebih dari 1.800 mahasiswa Indonesia memperoleh manfaat dari Program Beasiswa Erasmus+. Beasiswa ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan dosen asal Eropa untuk menempuh pendidikan jangka pendek atau mengajar di berbagai universitas di Indonesia pada tahun 2019 dan 2020. 

    Eropa memiliki lebih dari 4.000 perguruan tinggi dan lebih dari 15.000 program studi pasca sarjana yang diselenggarakan dalam Bahasa Inggris. Banyak diantaranya diselenggarakan oleh perguruan tinggi Eropa yang termasuk 100 perguruan tinggi terbaik di dunia, dengan fasilitas mutakhir dan kesempatan penelitian yang tak terbatas. (son)