Banyuwangi Dijadikan Contoh Pengembangan General Aviation for Tourism

    15
    BANYUWANGI (Bisnisjakarta)-
    Kabupaten Banyuwangi dijadikan sebagai proyek percontohan untuk daerah yang mengembangkan “general aviation for tourism”. General aviation menjadi salah satu atraksi wisata yang memadukan kenyamanan berbagai jenis penerbangan sipil dengan daya tarik wisata alam dan keberadaannya dalam membantu remote akses ke destinasi pariwisata serta melahirkan taksi udara atau gojek udara.

    Menpar Arief Yahya menilai penerapan general aviation for tourism sebagai suatu pembaharuan dalam mendukung kemajuan kepariwisataan nasional. "General aviation for tourism ini sebagai terobosan bagi aksesibilitas udara di Indonesia dan menjadi sangat penting karena Indonesia adalah negara kepulauan di mana akses udara sangat vital,” kata Arief Yahya dalam Seminar General Aviation for Tourism di Banyuwangi, Jumat (26/7).

    Seminar yang mengangkat tema ‘Jurus Jitu General Aviation Mendukung Pariwisata Indonesia’ dihadiri antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Dirut PT Angkasa Pura II M Awaluddin, Staf Khusus Menpar Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro, dan Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono.

    Arief Yahya menyatakan pembaruan adalah sebuah keniscayaan sehingga bila tidak melakukannya maka orang lain akan yang melakukan. "Perubahan dan pembaruan adalah sebuah keniscayaan. Kita yang tidak mengikuti pembaruan berarti melawan keniscayaan itu. Prinsipnya, jika tidak melakukannya, maka orang lain yang akan melakukan pembaruan itu,” katanya.

    Dirut PT Angkasa Pura II M. Awaluddin mengatakan, dalam diskusi akan diusulkan agar Banyuwangi menjadi pilot project  untuk general aviation. “Dari diskusi ini kita harapkan ada aksinya. Apakah benar general aviation mendukung sektor pariwisata dan kita harapkan Banyuwangi mendukung hal itu,” katanya.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menilai pemilihan The Sun Rise of Java sebagai tuan rumah dan pilot projet general aviation tidak keliru. “Saya berterima kasih Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah pada seminar ini. Banyuwangi punya banyak keindahan seperti G Land yang akan lebih bagus bila dilihat dari atas,” kata Azwar.

    Rangkaian kegiatan seminar bertemakan ‘Jurus Jitu General Aviation Mendukung Pariwisata Indonesia’ menghasilkan komitmen bersama antara lain untuk mendukung general aviation di Indonesia sebagai salah satu potensi dalam mendorong pertumbuhan pariwisata nasional serta membangun pemahaman bersama dan sinergitas antar-stakeholder dalam mendukung pariwisata Indonesia.

    Selain itu juga diharapkan berkontribusi dalam menyusun strategi, kebijakan, dan regulasi untuk merealisasikan dukungan aviasi untuk pariwisata. (son)