Geosite Sipinsur, Destinasi yang Cocok Untuk Wisatawan Milenial

    30
    HUMBAHAS (Bisnisjakarta)-
    Menpar Arief Yahya menilai Kawasan Geosite Sipinsur di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut, dianggap bisa menjadi atraksi tersendiri di sekitar Kawasan Danau Toba khususnya bagi wisatawan milenial. Demikian dikatakan Menpar saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Humbahas, Sumut, Minggu (28/7).

    Geosite Sipinsur menjadi salah satu kawasan wisata utama di Kabupaten Humbang Hasundutan. Luasnya sekitar 2 hektare dan berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut. Kawasan hutan pinus ini berfungsi juga sebagai camping ground. Ada juga fasilitas taman bermain untuk anak-anak.

    Kunjungan Menpar ke kawasan Danau Toba secara khusus meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan sektor pariwisata di Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi super prioritas sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

    Bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono, Menpar mengatakan, dari Geopark Sipinsur ini, wisatawan akan langsung berhadapan dengan pulau kedua di tengah Danau Toba yang lebih kecil, Pulau Sibandang. Pulau ini bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit dari pelabuhan Muara, sekitar 30 menit perjalanan menuruni bukit dan jalan berkelok dari Geopark Sipinsur.

    Geopark Sipinsur sangat mudah dijangkau. Hanya sekitar 18 kilometer dari Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara.

    Setelah dari Geosite Sipinsur Menpar Arief Yahya bersama rombongan juga meninjau langsung destinasi-destinasi di sekitar Kabupaten Humbahas. Mulai dari pemandian Aek Sipangolu hingga Situs Cagar Budaya Istana Raja Sisingamangaraja.

    Sementara Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor mengatakan, kawasan wisata Sipinsur sendiri masih dikelola oleh Pemerintah daerah, dan akan terus dibenahi sebagai daya tarik untuk wisatawan ke Danau Toba khususnya di wilayah Humbahas.

    Geosite Sipinsur ramai dengan wisatawan pada hari libur atau akhir pekan. Jumlahnya bisa mencapi 5 ribu wisatawan. "Kami terus memperbaiki berbagai atraksi di sini sebagai daya tarik, salah satunya menyiapkan tempat musik yang biasa digunakan saat akhir pekan,” kata Banjarnahor. (son)