Muhaimin Tak Rela Ketua MPR Dijabat Partai Golkar

    8
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) belum sepakat menentukan komposisi paket calon pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan diusung bersama.

    Iapun belum rela menyerahkan kursi Ketua MPR untuk Partai Golkar yang menjadi rekan sekoalisinya. "Sepakat untuk bicara bersama-sama, tapi belum sepakat untuk formula struktur," kata Muhaimin di Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat (2/8).

    Sejauh ini keinginan partai-partai yang tergabung dalam koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang sama-sama menginginkan kursi Ketua MPR 2019-2024. Partai Golkar dan PKB menjadi partai yang selama ini sering menyatakan keinginan mengajukan kadernya duduk sebagai Ketua MPR RI.

    Muhaimin mengakui, lobi-lobi yang dilakukan masih sangat alot terutama bagi partai yang sama-sama menginginkan kursi ketua MPR. "Sampai hari ini formula detailnya belum siapa ketua, siapa wakil belum, semua sudah menyampaikan kemauannya,  semua ingin ketua," kata Muhaimin yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua MPR RI.

    Namun Muhaimin meyakini pada saatnya semua partai yang tergabung dalam KIK akan menyepakati keputusan terbaik. "Belum ada keputusan, karena nanti kuncinya dibahas bersama-sama dan dicari yang terbaik diantara koalisi," imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengungkapkan partainya telah menyampaikan keinginan menduduki jabatan Ketua MPR RI periode 2019-2024 ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Keinginan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan yang berlangsung dua bulan lalu. "Kami sudah menyampaikan keinginan Partai Golkar kepada Presiden Jokowi tentang kursi Ketua MPR yang akan ditempati kader Partai Golkar sejak dua bulan yang lalu," kata Ace melalui pesan tertulis.

    Ace yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR menambahkan, partainya juga telah membicarakan soal keinginan partainya itu dengan para ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

    Terakhir, pembahasan kursi Ketua MPR untuk Golkar disampaikan dalam pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem pada Senin (22/7).  "Termasuk yang terakhir dalam pertemuan di Gondangdia (Kantor Partai NasDem), Jakarta," katanya.

    Ace optimis parpol di koalisi pendukung Jokowi -Ma'ruf akan solid menyikapi keinginan Golkar untuk mendapatkan kursi Ketua MPR.  "Sejauh ini kami rasakan responsnya sangat positif dari parpol KIK ini," ucap dia.

    Belakangan kursi Ketua MPR menjadi incaran sejumlah partai politik, setelah hasil Pemilu 2019 memastikan kursi Ketua DPR akan diberikan kepada PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu legislatif dan kursi Presiden dipastikan akan kembali dijabat oleh Joko Widodo untuk periode kedua pemerintahannya. (har)