DCF, Ajang Promosi Pariwisata Dieng Kulon

    34
    BANJARNEGARA (Bisnisjakarta)-

    Perhelatan event tahunan Dieng Culture Festival (DCF) 2019  mempromosikan pariwisata di wilayah Dieng Kulon, Jawa Tengah, dan sekitarnya kepada wisatawan. "Hingga memasuki tahun ke-10, event budaya yang menjadi agenda tahunan kalender pariwisata Indonesia itu, selalu menyedot kunjungan wisatawan ke Dieng,” kata Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi di Dieng Kulon, Banjarnegara, Sabtu (3/8).

    Alif mengatakan, ajang DCF juga dinilai mampu membawa dampak ekonomi dari sisi pariwisata bagi masyarakat Dieng Kulon di Kabupaten Banjarnegara, Jateng. Banyak wisatawan memadati daerah berjuluk negeri atas awan dalam tiga hari acara itu digelar. Hal ini membuktikan DCF menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

    Dampak ekonomi juga dirasakan dengan penuhnya ratusan homestay di Dieng. Wisatawan bahkan telah memesan kamar sejak Januari 2019, jauh sebelum event ini diadakan. "Pada tahun 2018, kami telah memperkirakan dengan Pemerintah Provinsi, selama perhelatan DCF terhitung ada Rp58 miliar. Jumlah itu, sama dengan jumlah penjualan hasil panen kentang selama satu tahun,” katanya.

    Di tempat terpisah, Ketua Tim Pelaksana Calender of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan, DCF ini memang sangat konsisten dan menjadi agenda wajib bagi wisatawan khususnya generasi milenial untuk menyaksikan event yang berada di ketinggian 2300 meter di atas permukaan laut itu. "DCF ini menjadi sarana agar masyarakat turut merasakan dampak pariwisata. Semua diajak untuk menyukseskan DCF 2019 dan semua diajak untuk sadar pariwisata,” kata Esthy.

    DCF yang masuk satu dekade ini menyuguhkan beberapa atraksi yang ditunggu, mulai dari Senandung Atas Awan dimana beberapa artis seperti Gugun Blues Shelter, Pusakata, Djaduk Ferianto, dan Isyana Sarasvati.

    Ada pula Festival Domba Batur, Java Coffee Festival, Sendra Tari Tradisional, pemotongan rambut gimbal, dan yang paling ditunggu adalah pelepasan lampion yang menjadi bagian dari Sky Lantern Festival. 

    Aktivitas menyalakan lampion hingga menerbangkannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke DCF. Namun pelepasan lampion ini, menjadi yang terakhir setelah satu dekade DCF berlangsung. (son)