BNI Akrabkan Perbankan Digital kepada PMI

    17
    JAKARTA (Bisnisjakarta)
    Sebagai satu-satunya bank asal Indonesia yang mendapatkan lisensi full branch di Hong Kong, PT BNI berkesempatan untuk memberikan layanan perbankan digital kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong. Layanan perbankan digital tersebut diperkenalkan dalam Acara Perayaan Menyambut HUT RI di Kantor BNI Cabang Hong Kong, Selasa (6/8).

    Direktur Tresuri dan Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo di Jakarta, Rabu (7/8) mengatakan, mayoritas nasabah BNI yang berada di Hong Kong menggunakan mesin ATM untuk melakukan transaksi tarik tunai dalam denominasi Hong Kong Dollar (HK$), pembayaran tagihan di Indonesia, dan transfer uang ke keluarga di Indonesia khususnya bagi para PMI.

    Tidak berhenti sampai di situ, BNI juga memperkenalkan layanan BNI Mobile Banking yang tentunya dapat digunakan untuk melakukan transaksi transfer uang ke tanah air dengan tarif termurah di dunia.

    Nasabah di Hong Kong, kata Rico, tidak dikenakan biaya untuk transfer ke pemilik rekening BNI yang ada di Indonesia. Sedangkan, biaya transfer antar-bank hanya dikenakan HK$ 4. Tentunya tarif tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif transfer uang di Hong Kong yang rata-rata mencapai HK$ 35.

    Dengan demikian, kata dia, PMI dapat bertransaksi lebih efisien dan fleksibel kapan dan di mana saja, tanpa harus menunggu hari libur untuk mendatangi outlet bank. “BNI juga telah memudahkan PMI untuk membuka rekening secara online melalui gadget," kata Rico.

    Rico menambahkan, selain layanan transaksional, BNI Hong Kong juga fokus pada transaksi trade finance, khususnya dalam mendukung Ekspor Indonesia ke Hong Kong dan Tiongkok. Per Juni 2019, BNI Hong Kong mencatat aset sebesar USD 1.036 juta dengan laba mencapai USD 3,7 juta. (son)