Semarak Kemerdekaan, Balai Hatpen Kenakan Busana Daerah

    46
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Badan Layanan Umum (BLU)
    Balai Kesehatan Penerbangan (Balai Hatpen) mendukung prioritas pembangunan bangsa melalui pemberdayaan keberagaman sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang kesehatan penerbangan. Keberagaman ini dicerminkan oleh karyawan yang memakai baju adat yang ada di seluruh Indonesia dalam rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

    Kepala BLU Balai Hatpen Sri Murani Ariningsih (Rindu) pada upacara peringatan HUT ke-74 RI di halaman parkir Kantor BLU Balai Hatpen, Kemayoran Jakarta, Sabtu (17/8) mengatakan, sesuai tema Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, yaitu SDM Unggul Indonesia Maju, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di BLU Balai Kesehatan Penerbangan adalah untuk menyatukan keberagaman yang ada. Juga ingin membangun kebersamaan dan merangkul seluruh SDM tanpa terkecuali.

    Rindu menambahkan, Balai Hatpen yang sejak tahun 2016 menjadi BLU ini bertekad untuk meningkatkan semangat perjuangan dan nasionalisme seluruh karyawan agar masing-masing individu terbangun jiwa persatuan dan kesatuan, serta cinta  bangsa dan cinta tanah air. "Baju adat yang dipakai karyawan BLU Balai Hatpen mencerminkan keberagaman dan keberagaman itu membawa nilai-nilai yang berbeda-beda tapi dalam satu kesatuan negara Indonesia. Bahwa SDM BLU Balai Hatpen berasal dari Sabang sampai Merauke, yang bersatu-padu untuk mengabdikan diri memberikan pelayanan terbaik demi mendukung keselamatan penerbangan," tutur Rindu.

    Menurut Rindu, dari tanggal 14 Agustus 2019, BLU Balai Hatpen sudah merangkai berbagai kegiatan dalam menyambut dan memeriahkan HUT ke-74 RI. Diadakan beragam lomba tujuhbelasan, lengkap dengan hiburan musik yang memberi semangat kemerdekaan. "Pelayanan kepada personel penerbangan pada tanggal 15 Agustus juga diberikan karyawan yang memakai baju adat," ucapnya.

    Sebelumnya, BLU Balai Hatpen melakukan deklarasi bahwa lingkungan kerjanya merupakan wilayah bebas dari korupsi (WBK). Juga berkomitmen memberikan pelayanan Prima (Profesional, Responsibility, Integritas, Mandiri, Akuntabel) tanpa korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam mewujudkan zona integritas.

    Saat ini, BLU Balai Hatpen memiliki total 131 karyawan, terdiri dari 22 tenaga medis, 21 tenaga keperawatan, tiga tenaga kefarmasian, empat tenaga kesehatan lingkungan, seorang tenaga keterapian fisik, dua tenaga keteknisian medis, 13 tenaga teknik biomedika, serta 65 tenaga non medis. Dari 131 karyawan itu, 87 orang karyawan BLU aparatur negara sipil (ASN) dan 44 non-ASN.

    BLU Balai Hatpen terus meningkatkan pelayanan, peran, dan fungsinya, untuk mendukung moda transportasi udara di bidang kesehatan penerbangan. Selama tahun 2018, jumlah personel yang melakukan medical examination (medex) sejumlah 29.350 personel, sementara sampai 30 Juni 2019 jumlahnya 13.461 personel. "Semangat Hari Kemerdekaan ke-74 RI menjadi dasar untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia maju. Dengan profesionalitas tinggi, BLU Balai Hatpen siap melayani dengan hati untuk mendukung transportasi udara selamanya selamat, aman, dan nyaman," tutur Rindu. (son)