Kronologi Pengeroyokan Anggota SP JICT

520

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Serikat Pekerja JICT mengecam aksi pengeroyokan terhadap anggotanya Rio Wijaya, yang diduga dilakukan oknum sekuriti organik perusahaan. SP JICT meminta kasus itu diusut tuntas. “Kami pekerja JICT mengecam serta mengutuk tindakan dua oknum sekuriti organik perusahaan yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota kami,” kata Sekretaris Jenderal SP JICT M Firmansyah di Jakarta, Selasa (20/8) sore.

Firman menuturkan, awalnya Rio justru datang menanyakan perihal sekuriti yang merupakan karyawan organik JICT, Yaser Arafat, mencari dirinya. “Rio datang ke pos sekuriti sekitar pukul 16.30 WIB, menanyakan perihal Yaser mencarinya. Tiba-tiba kami mendapat berita ada pengeroyokan kepada Rio yang dilakukan oknum sekuriti di dalam ruang pos jaga,” tuturnya.

Rio yang datang untuk konfirmasi malah diduga dikeroyok oleh oknum sekuriti tersebut. “Ruang pos jaga perusahaan seharusnya tidak dijadikan tempat pengeroyokan dan aksi premanisme terhadap pekerja sekaligus anggota SP JICT. Kami masih mencari tahu motif pengeroyokan terhadap anggota kami,” kata Firman.

Usai peristiwa pengeroyokan, anggota SP JICT Rio Wijaya diantar untuk melakukan visum. Beberapa bagian tubuhnya terlihat lebam dan luka-luka. “Kami ingin ini diusut tuntas. Beberapa kali intimidasi terhadap anggota kami baik itu penembakan, pemecahan kaca mobil dan ini yang paling vulgar. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas,” ujar Firman. (grd)