Pemenuhan Hewan Qurban, Masyarakat Bali Dilibatkan Dalam Program Kadas

    35
    SINGARAJA (Bisnisjakarta)-
    Idul Adha 1440H yang identik dengan hari raya qurban baru saja berlalu. Ibadah yang mensyariatkan pemeluknya untuk berkurban baik itu sapi, kambing ataupun domba, nyatanya makin tahun makin banyak hewan yang dibutuhkan.

    Realitas inilah yang dimanfaatkan eSQiu (Sinergi Qolbu) untuk membantu petani di Buleleng dalam pemenuhan hewan qurban untuk masyarakat di Ibukota Jakarta.

    Tahun 2019 ini, eSQiu mengirim ratusan ekor hewan qurban berupa sapi. Sapi Bali dipilih karena ras Bali masih menjadi primadona, lantaran memenuhi semua persyaratan untuk dijadikan hewan qurban.

    Menurut pimpinan eSQiu Handri, eSQiu juga memfasilitasi para petani untuk beternak sapi dengan metode yang biasa mereka kenal dengan sebutan 'Kadas'. Jadi, ketika sapi dengan berat 300kg, kemudian dipelihara petani selama 4 – 6 bulan, dan kemudian bobotnya bertambah, maka kelebihan timbangan akan diterima peternak.

    Handri menambahkan, program Kadas sangat sederhana, dan siapapun dapat melaksanakannya asal punya niat mengembangkan ekonomi mikro kemasyarakatan. "Seandainya perusahaan BUMD maupun swasta yang ada di negeri ini melakukan hal seperti ini, niscaya semua akan beruntung, berkah, tidak akan rugi, serta jauh kedepanĀ  swasembada daging bisa dicapai," kata Handri.

    Pimpinan Cabang eSQiu Bali Ketut Aryadi menambahkan, dukungan dari Pemkab Buleleng, dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian cukup besar, dengan memberikan surat apresisasinya kepada eSQiu terkait program ini serta akan mendukung program kebaikan ini ke depan. (son)