Sinergi BUMN, Pelni Bantu Pemasangan Listrik di NTT

    27
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terlibat dalam pemberian bantuan pemasangan meteran listrik bagi 70 bangunan di Desa Seraya Marannu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
    Realisasi pemasangan listrik ini, setelah kunjungan Direktur Utama PT Pelni Insan Purwariya L. Tobing, Direktur Keuangan PT Pelni Tri Andayani, bersama Deputi Enegri Logistik Kawasan dan pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN bersama PLN pada Juli lalu.

    Sebelumnya, PLN telah membangun Infrastruktur Listrik Tenaga surya (PLTS) di Desa Seraya Besar, Pulau Seraya Merannu, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Meskipun telah tersedia infrastruktur listrik, beberapa fasilitas umum dan rumah warga belum dapat teraliri listrik dikarenakan biaya pemasangan yang cukup tinggi, terutama bagi warga kurang mampu.

    Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, saat berdialog dengan warga, kepala desa meminta bantuan kepada untuk menyambungkan listrik bagi bangunan fasilitas umum dan rumah warga. "Direksi kami bergerak cepat. Dibantu dengan cabang kami yang berada di Labuan Bajo, kami mendata, melakukan survei, dan merencanakan pemasangan listrik yang dibutuhkan agar warga dapat menikmati penerangan dan sambungan listrik rumah dan fasilitas umum di desa," sambungnya.

    Saat ini, kata dia, Pelni telah membantu memasang 70 meter-an listrik yang diberikan untuk 4 bangunan fasilitas umum, yang terdiri dari bangunan SD, SMP, POSKESDES, dan mushala, serta sisanya adalah rumah warga yang kurang mampu di wilayah Pulau Seraya Besar Desa Seraya Marannu.

    Kepala Desa Seraya Besar Sutirman menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Pelni untuk menyambungkan listrik kepada warga dan fasilitas umum. "Kami berterima kasih kepada Pelni atas bantuan penyambungan listriknya. Dengan adanya listrik masuk ke desa diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kesejahteraan masyarakat desa," kata Kades Seraya kepada Herman, Kepala Cabang Pelni Labuan Bajo yang menangani teknis bantuan penyambungan listrik.

    Disampaikan pula bahwa bangunan rumah tangga kurang mampu yang mendapat bantuan program ini mendapatkan sambungan listrik masing-masing berdaya 450 VA, mushala berdaya 450 VA, POSKESDES 900VA, sedangkan bangunan sekolah SD dan SMP masing-masing mendapatkan sambungan listrik berdaya 1.300 VA. (son)