JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Peduli Pendidikan anak Jakarta Utara merupakan salah satu komitmen utama PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) yang merupakan Terminal Petikemas terbesar di Indonesia.

Sejak 2008, JICT sangat fokus pada pengembangan mutu Pendidikan untuk masyarakat di lingkungan perusahaan. Program pengembangan ini tidak hanya terpusat pada kegiatan belajar mengajar di sekolah tapi juga pelatihan keterampilan bagi para tenaga pendidik, mulai dari usia pra sekolah hingga tingkat Sekolah lanjutan tingkat atas.

Anak anak putus sekolah di wilayah Jakarta utara juga juga mendapat perhatian khusus di mata management PT. JICT. Melalui program Rumah Belajar, anak anak putus sekolah di wilayah Jakarta Utara mendapat kesempatan kembali belajar dan mengikuti ujian persamaan nasional untuk mendapat ijazah SD, SMP dan SMP melalui ujian paket kesetaraan A, B dan C.

Rumah Belajar JICT dan Green Dock School adalah merupakan program mercu suar perusahaan dalam kegiatan CSR. Tahun ini, Rumah Belajar JICT untuk ketiga kalinya, memperoleh penghargaan dalam Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019 Kategori untuk Perusahaan yang CSR nya perduli pada Pendidikan berkualitas sesuai dengan SDGs 4 dari Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Dalam Buku Rencana Strategi CSR PT JICT, presiden Direktur PT JICT, Gunta Prabawa menyatakan JICT sejak awal bersungguh sungguh menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan ini. Dalam waktu sepuluh tahun terakhir, CSR JICT bahkan telah dijalankan tak semata dalam konteks Corporate Philanthropy tetapi mengarah pada spirit corporate citizenship dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesejahteraan social melalui program dan aksi nyata yang berkelanjutan. “Penghargaan yang kami peroleh ini Insya Allah akan memacu JICT untuk lebih lagi peduli pada lingkungan dan masyarakat, yang telah begitu mendukung lancarnya operasional JICT hingga hari ini,” tutup Gunta. (grd)