Pemilihan Abdi Yasa Nasional, Ajak Pengemudi Bangga Dengan Profesi

    14
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyelenggarakan Pemilihan Abdi Yasa Tingkat Nasional 2019 sebagai wujud perhatian pemerintah kepada awak kendaraan angkutan umum selaku SDM transportasi yang memiliki peran vital dalam peningkatan keselamatan transportasi jalan. Acara pemilihan yang diikuti para kontestan yang berasal dari seluruh Indonesia yang berprofesi sebagai pengemudi dilaksanakan di Jakarta, Kamis (12/9).

    Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pengemudi adalah sebuah profesi, seorang pengemudi memang harus memiliki kemampuan secara teknis mengendarai kendaraan. Namun yang paling penting selain kemampuan secara teknis juga perilaku para pengemudi, agar para pengemudi bangga dengan profesinya,.

    Dalam hal ini, Dirjen Budi berharap dengan adanya antusiasme para pengemudi mengikuti acara ini, ke depannya Kemenhub melalui Ditjen Hubdat ingin bekerja sama dengan Korlantas Polri dan pihak terkait agar dapat merencanakan dan memfasilitasi seperti pelatihan kepada para pengemudi agar tidak hanya terampil dalam mengemudi juga perilaku pengemudi ketika berkendara.

    Pada acara ini, peserta pemilihan Abdi Yasa pada tahun 2019 adalah seluruh pengemudi angkutan umum orang, terdiri dari Angkot, AKAP, AKDP, Taksi, AJAP dan Pariwisata. "Penyelenggaraan kegiatan pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional Tahun 2019 ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah untuk menempatkan profesi awak kendaraan angkutan umum sejajar dengan profesi lainnya. Salah satunya melalui pemberian penghargaan kepada para awak kendaraan angkutan umum yang telah ikut berperan serta dalam meningkatkan keselamatan dan pelayanan jasa angkutan umum yang optimal di jalan," tambah Dirjen Budi.

    Kegiatan Pemilihan Abdi Yasa ini sejalan dengan Dekade Aksi Keselamatan Jalan yang telah dicanangkan oleh Wakil Presiden pada bulan Juni tahun 2011. Dekade Aksi Keselamatan Jalan ini adalah program penanganan keselamatan jalan yang merupakan kesepakatan bersama di tingkat dunia yang diprakarsai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk dapat mengurangi korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di jalan.

    Kegiatan pembinaan terhadap pengemudi merupakan salah satu  tanggung jawab bersama pemerintah dan pemerintah daerah. Tanggung jawab ini diwujudkan dalam penyelenggaraan pemilihan Abdi Yasa Teladan baik di tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan tingkat nasional.

    Dalam pemilihan Abdi Yasa Tingkat Nasional tahun 2019 ini, dilaksanakan dengan kreasi yang berbeda, dimana para pengemudi diberikan kesempatan untuk menampilkan keteladanannya di hadapan penonton serta dibekali dengan pengetahuan kewirausahaan di era digital ini. "Saya berencana agar pemenang dari acara ini, dapat menjadi Duta Pengemudi yang akan menjadi teladan bagi seluruh pengemudi serta dapat memberikan pengetahuan kepada para pengemudi dengan melakukan sosialisasi-sosialiasi di seluruh Indonesia,” tutup Dirjen Budi. (son)