Dispute Kerja Sama Manajemen, Garuda Cabut Logo di Armada Sriwijaya

    18
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Garuda Indonesia Group memutuskan untuk  mencabut logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air menindaklanjuti perkembangan yang terjadi atas dispute kerja sama Manajemen (KSM) Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

    Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan di Jakarta, Rabu (25/9) mengungkapkan, pencabutan logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air tersebut merupakan upaya dalam menjaga brand Garuda Indonesia Group khususnya mempertimbangkan konsistensi layanan Sriwijaya Air Group yang tidak sejalan dengan standarisasi layanan Garuda Indonesia Group sejak adanya dispute KSM tersebut.

    Menurut Ikhsan, lerlu kiranya disampaikan pencabutan logo Garuda Indonesia tersebut semata-mata dilakukan untuk memastikan logo Garuda Indonesia sesuai dan menjadi representasi tingkat safety dan layanan yang dihadirkan dalam penerbangan.

    Ikhsan menekankan, hal tersebut tentunya sangat disayangkan khususnya mengingat perkembangan atas situasi yang terjadi tidak sesuai dengan  komitmen KSM antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

    Pencabutan logo Garuda Indonesia tersebut dilakukan melalui pertimbangan mateng agar kiranya komitmen kerja sama manajemen antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group benar benar dipahami oleh pihak-pihak terkait. "Adapun pencabutan logo Garuda Indonesia pada armada Sriwijaya Air  tersebut saat ini sedang sedang dalam proses pengerjaan  lebih lanjut," tutup Ikhsan. (son)