Fadel Muhammad Jadi Pimpinan MPR dari Unsur DPD

    7
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Senator asal Gorontalo, Fadel Muhammad menjadi Pimpinan MPR dari unsur DPD RI dalam Rapat Kelompok DPD RI. Fadel mengalahkan kandidat Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, Yorrys Raweyai, dan Dedi Iskandar Batubara melalui pemungutan suara (voting) yang digelar di Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

    Voting dilakukan setelah musyawarah mufakat tidak menemukan kesepakatan untuk menentukan siapa yang menjadi Pimpinan MPR RI dari unsur DPD RI. Hasil voting menempatkan Fadel Muhammad (mewakili Wilayah Timur I) dirangking pertama dengan perolehan suara terbanyak yaitu 59 suara sah. Disusul GKR Hemas (mewakili Wilayah Barat II) di posisi kedua memperoleh 46 suara, Yorrys Raweyai (Wilayah Timur II) mendapatkan 16 suara, dan 5 suara untuk Dedi Iskandar Batubara (Wilayah Barat I).

    Sebelum voting digelar, tiap calon yang mewakili masing-masing wilayah  menyampaikan visi misinya.  Fadel Muhammad menyinggung  berbicara amandemen UUD 1945 untuk tujuan penguatan DPD RI. Melalui penguatan tersebut, ia metakini DPD RI dapat semakin kuat dalam melaksanakan fungsinya sebagai wakil daerah yang memperjuangkan aspirasi daerah.
    “Saya menyadari untuk membuat amandemen UUD 1945 tidak mudah, tapi saya menginginkan DPD lebih berfungsi, lebih mendapatkan peran yang besar. Saya akan berjuang mati-matian agar dana transfer daerah sebesar 800T harus menjadi keputusan atau pegangan dari DPD. Jika kita ke daerah, kita bisa membawa sesuatu,” tegasnya.

    Fadel  juga berharap agar periode keanggotaan DPD RI 2019-2024 saat ini bisa mengubah tradisi Ketua MPR RI selalu diduduki sari unsur DPR RI. Ia menyakinkan semua anggota DPD bahwa dengan kekompakkan DPD bisa meraih kursi Ketua MPR RI.

    Fadel berpandangan dengan jumlah 136 anggota, maka apabila membandingkannya dengan Fraksi terbesar di DPR, Fraksi PDI Perjuangan yabg memiliki jumkah kursi sebanyak 128 anggota DPR, DPD dianggap menjadi 'fraksi' terbesar di MPR. "Kita harus memilih Pimpinan MPR dari fraksi dengan jumlah yang terbesar. Saya akan memperjuangan dari DPD menjadi ketua MPR,” ucap Fadel dalam rapat paripurna yang dipimpin senator asal Papua, Abraham Liyanto.

    Fadel meyakini dengan posisi Ketua MPR akan lebih memudahkan DPD mencapai keinginannya menguatkan kewenangan yaitu kewenangan pengambilan keputusan bersama  DPR dan pemerintah dalam menjalankan tiga fungsinya yaitu fungsi legislasi, pengawasan dan budgeting (penganggaran). Sehingga dapat memudahkan perjuangan DPD RI dalam mensejahterakan daerah. (har)