Kapal Cruise Raksasa Sandar di Dermaga Gilimas Lobar

    50
    LOMBOK BARAT (Bisnisjakarta)-
    Pembangunan Terminal Gili Mas merupakan salah satu upaya dalam mendukung destinasi pariwisata super prioritas Mandalika dan pariwisata Lombok. Kapal Cruise MV Sun Princess yang mengangkut wisatawan mancanegara menjadi kapal pertama yang berhasil sandar di Dermaga Cruise dan Peti Kemas Terminal Gili Mas.

    Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Hasan Basri di Jakarta, Selasa (5/11) mengatakan, telah tersandarkan kapal dalam ukuran besar kapal Cruise yang mengangkut wisatawan asing, danĀ  tentunya ini sebuah potensi yang sangat dibanggakan dan ini juga dapat berpengaruh pada pendapatan daerah terutama pariwisata yang menjadi ikon.

    Ia menjelaskan, safety and security merupakan suatu hal yang sangat penting terkait kedatangan wisatawan asing. "Jika kita berbicara tentang orang asing tidak terlepas dari safety and security, bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 134 tahun 2016 tentang Manajemen Kapal dan Fasilitas Pelabuhan sesuatu hal yang tidak dipisahkan dari keberadaan orang asing yang masuk wilayah kita," kata Hasan.

    Sebagai informasi, Dermaga Cruise di Terminal Gilimas dibangun sepanjang 440 meter dan lebar 26 meter dengan kedalaman kolam pelabuhan yang mencapai -14 meter LWS (low water spring/rata-rata permukaan air.

    Selain itu, Kapal Cruise MV Sun Princess yang dinahkodai oleh Capt. Kent Thomas William Henry berukuran GT 77.441 memiliki dimensi Length Overall (LOA) 221,4 meter, dan lebar 32,25 meter meter membawa wisatawan asing sejumlah 2.031 penumpang dan 828 crew yang berlayar dari Fremantle, Australia menuju Port Kelang, Malaysia.

    Di Lombok, para wisatawan akan mengunjungi beberapa objek wisata diantaranya ke Taman Narmada, pusat kerajinan Cukli Sayang- Sayang, Lingsar, Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Museum, Desa pengrajin tenun Sukarara, Desa Sade, kerajinangerabah Banyumulek, dan Mandalika sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III M. Junaidin mengungkapkan bahwa dermaga tersebut diproyeksikan menjadi lokasi singgah kapal-kapal pesiar, baik dari dalam maupun luar negeri dimana kapal bisa langsung bersandar di dermaga sehingga wisatawan tidak perlu lagi menggunakan sekoci untuk mencapai daratan seperti yang selama ini dilakukan di Pelabuhan Lembar.

    Ia juga mengapresiasi Pemerintah Daerah dalam keseriusannya mengembangkan potensi pariwisata di Nusa Tenggara Barat. "Alhamdulillah hari ini bisa kita lihat keseriusan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Provinsi NTB, kami beberapa kali dikunjungi dan diberikan support," tutur Junaidin.

    Lebih lanjut, Dirinya mengungkapkan bahwa apa yang terjadi hari ini merupakan momentum bagi kebangkitan Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok pasca diguncang gempa bumi beberapa waktu silam. "Saya pikir pelabuhan Gili Mas ini tentu menjadi modal besar bagi NTB khususnya untuk Lombok karena kita bicara kegiatan yang sudah dicanangkan seperti Moto GP, selain itu juga Kawasan Ekonomi Khusus," kata Junaidin.

    Turut hadir dalam uji coba Sandar Kapal Cruise ini Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Sitti Rohmi Djalilah, Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo III Putut Sri Muljanto, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Direktur Polairud Polda NTB, Komandan Pangkalan TNI AL Mataram dan Kepala Dinas Pariwisata Prov. NTB. (son)