Mendikbud Dikti Tegaskan Fokus pada Kualitas SDM

    20
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Nadiem Makarim, menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk pertama kalinya melakukan rapat kerja dengan mitra kerjanya, Komisi X DPR di ruang Komisi X DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).

    Pada rapat kerja perdananya tersebut, Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Perguruan Tinggi (Mendikbud Dikti) ini lebih banyak berisi perkenalan jajarannya, begitu juga dengan Pimpinan dan Anggota Komisi X RI.

    Kepada anggota DPR yang hadir, mantan CEO GoJek ini mengungkapkan alasan dirinya bersedia menjadi Mendikbud Dikti.
    "Saya sadar keputusan itu sebenarnya untuk memajukan negara kita, untuk memastikan nama Indonesia dikenal dunia. Dan saya rasa belum sepenuhnya berhasil, tapi sudah sedikit berhasil agar kita dihormati negara-negara lain," ucapnya.

    Sebelum ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Mendikbud Dikti, Nadiem mengaku sering memberi masukan tentang masa depan dan teknologi kepada Presiden Jokowi. "Selama bertemu dengan beliau (Jokowi) hampir setahun sebelum pelantikan ini selalu memberikan input-input, memberikan masukan posisi masa depan akan seperti apa. Perubahan teknologi akan seperti apa, dan dari sisi kebijakan maupun strategi pemerintahan bagaimana menghadapi revolusi 4.0," kaya Nadiem.

    Iapun mengungkap apapun topik yang didiskusikan dengan Presiden Jokowi, akarnya pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Nadiem menilai SDM merupakan komponen utama dalam sebuah inovasi.

    Menurutnya, seluruh sektor teknologi di Indonesia yang luar biasa perkembangannya baik mobile apps dan lain-lain, sebenarnya pada intinya bukan terletak perkembangan teknologinya, tetapi pada SDM yang mendukung inovasi itu. "Manusianya yang bikin perusahaan-perusahaan ini bisa jadi besar dan berkembang, dan inovasi itu semua manusianya," terang Nadiem.

    Usai perkenalan diri, Nadiem menyampaikan beberapa rencana kerja kementeriannya ke depan yang intinya, ia ingin dunia pendidikan nasional jauh lebih maju daripada sebelumnya.

    Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda yang memimpin rapat memanggil Nadiem sama dengan panggilan Presiden Jokowi dengan sebutan 'Mas Menteri'. "Pada rapat perdana ini, kita enaknya menyebut Mas Nadiem atau Mas Menteri. Semoga kesempatan yang baik ini selalu menyertai kita," ucap Syaiful Huda.

    Usai memperkenalkan jajaran, Nadiem juga menyampaikan beberapa rencana kerja ke depan. Yang jelas, ia ingin dunia pendidikan nasional jauh lebih maju daripada sebelumnya. (har)