Portable Grashof Incubator, Solusi Selamatkan Bayi Prematur

    13
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Melampaui usia setengah abad, berbagai prestasi telah diukir Fakultas Teknik Universitas Indonesia, salah satunya menciptakan Portable Grashof Incubator. "Incubator Grashof Portable merupakan salah satu hasil riset yang dilakukan Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA, dan diharapkan dapat menjadi solusi untuk menyelamatkan bayi prematur di wilayah terpencil atau pedesaa," kata Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono, M.Eng usai pembukaan Expo dan Pameran Produk Riset Inovasi Unggulan Fakultas Teknik UI di Pondok Indah Mall – Jakarta, Jumat (8/11).

    Expo dan Pameran Produk Riset Inovasi Unggulan menandai 55 Tahun Fakultas Teknik UI berlangsung 7 – 10 November 2019 menampilkan berbagai pencapaian membanggakan hasil inovasi dan penelitian, antara lain Zat Alternatif Anti Kanker Serviks dari racun duri ikan Lionfish yang berhasil medali emas pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Smart-belts sabuk pengaman dengan sensor untuk pesawat terbang, Cleft Sintesa simulator anatomis untuk penanganan bibir sumbing di Indonesia, dan masih banyak lagi.

    Para dosen peneliti FTUI juga menciptakan berbagai produk riset unggulan seperti Inkubator Bayi Hemat Energi untuk bayi prematur yang membantu masyarakat menengah ke bawah. Menurut Hendri, Inkubator Grashof sebagai penghaangat bayi prwmatur atau berat bayi lahor rendah untuk mencegah hipotermia.

    Menurut Hendri, sengaja dirancang portable agar mudah mobilisasi menggunakan system konveksi alamiah, sehingga tidak menimbulkan suara bising dalam kabin. "Harapan kami dapat menjadi solusi untuk menyelamatkan bayi prematur di wilayah terpencil atau pedesaan," kata Hendri.

    Hendri mengatakan, sebagai salah satu fakultas terbesar dan tertua di Universitas Indonesia, Fakultas Teknik merasa terpanggil untuk melakukan program edukasi dan meningkatkan awareness di masyarakat Indonesia.

    Produk lain yang dipamerkan seperti Ice Slurry Generator pembuat bubur es dari air laut untuk membantu nelayan mengawetkan ikan, Tablet Degasser dan Alfluks dari bahan lokal untuk menghasilkan produk pengecoran logam yang bebas cacat, TaLis – Tabung Listrik solusi bagi permasalahan kebutuhan listrik di daerah tertinggal, Unit Reserve Osmosis yang mengolah air laut menjadi air bersih dan air minum untuk membantu daerah-daerah yang kekurangan air bersih

    Salah satu pencapaian paling membanggakan bagi Fakultas Teknik UI adalah komitmen memberikan akses pendidikan terbaik kepada masyarakat Indonesia terutama di daerah bencana dengan mendirikan enam Sekolah Indonesia Cepat Tanggap (2 sekolah di Lombok, 1 sekolah di Sumbawa, dan 3 sekolah di Palu yang baru diresmikan bulan Oktober) serta mendapatkan penghargaan FutureArc Asia Pasifik 2019.

    Dengan sekolah-sekolah yang dibangun dengan cepat ini, kata dia, anak-anak di daerah bencana dapat segera bersekolah kembali di lingkungan yang lebih baik dari sebelumnya. FTUI juga berkomitmen penuh terhadap pelestarian lingkungan dengan mencanangkan program zero plastic waste di lingkungan Fakultas Teknik dengan menyediakan tujuh drinking fountain di lingkungan kampus, dua retention pond, pengadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah, menjadikan Fakultas Teknik fakultas terhijau di Universitas Indonesia. (son)