Wisata Petik Teh, Cara Kerinci Undang Wisatawan

    10
    KERINCI (Bisnisjakarta)-
    Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan dan Olahraga Kabupaten Kerinci, Ardinal mengatakan, acara petik teh merupakan salah satu destinasi yang ditawarkan kepada wisatawan. "Sebanyak 3.805 orang ikut dalam petik teh di Kayu Aro dan ini merupakan pertama di Indonesia. Kegiatan ini telah mendapatkan sertifikat dari Muri," ujarnya dalam penutupan Festival Kerinci 2019, Minggu (10/11).

    Ardinal menambahkan, jumlah wisatawan Nusantara (wisnus) selama penyelenggaraan Festival Kerinci mulai dari pembukaan hingga penutupan mencapai 27.830 orang. Perkebunan teh Kayu Aro juga akan dilintasi oleh para peserta Tour de Singkarak, 8 November 2019.

    Sementara itu Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan, pertumbuhan wisatawan ke Kerinci terus mengalami meningkat. "Rata-rata peningkatan pertumbuhan wisatawan yang berkunjung ke Kerinci hampir 50 persen. Kami belum merasa puas. Kami tetap perlu bimbingan dari pusat, sehingga pada akhirnya roda
    perekonomian terus tumbuh, adat dan budaya serta destinasi wisata tetap terjaga dengan baik," ungkap Adirozal.

    Menurutnya, dari tahun ke tahun pihaknya melakukan inovasi di bidang pariwisata. Khusus tahun ini, ada beberapa inovasi yang dilakukan dalam Festival Kerinci.

    Inovasi tersebut antara lain lomba arung jeram yang diikuti 15 provinsi mulai dari Aceh hingga Sulawesi. Inovasi lain adalah pecahkan rekor Muri untuk petik teh dengan melibatkan 3.805 warga Kerinci dan pendatang.  "Jumlah tersebut sesuai dengan tingginya Gunung Kerinci. Mereka bukan hanya ikut memetik teh, tapi juga ikut viralkan di media sosial," ujarnya.

    Para peserta Tour de Singkarak tahun ini juga melewati Kabupaten Kerinci. Menurutnya hal ini merupakan ajang promosi pariwisata Kerinci.

    Sekretaris Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Edy Wardoyo mengapresiasi komitmen dari Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci. "Kemajuan pariwisata tak lepas dari dukungan kepala daerahnya," ujar Edy.

    Ia mengatakan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama ingin meningkatkan mutu event-event dengan baik.  "Semoga Festival Kerinci tahun depan dapat sentuhan dari beliau,"ujarnya. (son)