Stop Narkoba di Pelabuhan

    16
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Seiring peningkatan peredaran narkotika dan obat/bahan berbahaya atau lebih dikenal dengan Narkoba, Pemerintah Indonesia terus berupaya mencegah peredaran narkoba, khususnya di simpul-simpul transportasi, seperti di pelabuhan.

    Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Capt. Hermanta saat memberikan sambutan pada acara Forum Kehumasan di Jakarta, Kamis (14/11) mengatakan, dampak dari bahaya narkotika dan jumlah korban dari tahun ke tahun terus meningkat, bahkan sudah sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan perkembangan generasi muda serta memerlukan penanganan yang terpadu dan serius.

    Ia berharap, melalui forum ini semua pihak dapat bersinergi dan bersama-sama mencegah masuknya narkoba di pelabuhan, khususnya Pelabuhan Tanjung Priok yang diharapkan menjadi pelabuhan sehat, karena indikasi untuk menjadi pelabuhan yang sehat adalah terbebas dari lalu lintas OMKABA (Obat, Makanan, Kosmetik dan Alat Kesehatan) atau hal-hal yang bisa merusak lingkungan atau mengancam kesehatan masyarakat termasuk narkoba.

    Menurutnya, Indonesia disinyalir merupakan negara dengan tingkat pemakai dan pendistribusian narkoba yang cukup tinggi bahkan sudah sampai di level yang sangat mengkhawatirkan. "Kita ketahui bersama bahwa Pelabuhan adalah pintu gerbang perekonomian negara dimana pelabuhan merupakan tempat masuk dan keluarnya barang antar pulau serta naik turunnya penumpang," ungkap Hermanta.

    Oleh karena itu, Hermanta melanjutkan, pelabuhan juga disinyalir merupakan pintu masuknya narkoba melalui jalur laut. "Beberapa waktu yang lalu ditemukan beberapa kasus penyelundupan narkoba memalui jalur laut (pelabuhan)," kata Hermanta.

    Lebih lanjut, Hermanta mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan suatu masalah nasional bahkan internasional  yang cukup kompleks. "Peredaran gelap Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta dapat melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan," kata Hermanta.

    Hermanta mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama mencegah keluar masuknya narkoba melalui jalur laut atau pelabuhan,” tutup Hermanta.

    Turut hadir dalam acara forum kehumasan ini Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP. Emerich Simangunsong dan Penyuluh Narkoba Ahli Madya Dit. Advokasi Deputi Bidang Pencegahan Diani Indramaya. (son)