Selama Periode Nataru, Penumpang Pelni Diprediksi Naik 5,8 Persen

    25
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT. Pelayaran Nasional Indonesia  (Pelni) memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang selama angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Prediksi kenaikan itu diantisipasi Perseroan dengan melakukan docking untuk seluruh kapal, penyesuaian jadwal dan rute pada sejumlah kapal Pelni untuk menyiasati keterbatasan armada dan meningkatnya permintaan akan angkutan kapal pada musim Nataru, menambah kapasitas angkutan penumpang yang tentunya tetap sesuai dengan peraturan pelayaran yang berlaku dan di bawah perizinan dari Kementerian Perhubungan.

    Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro di Jakarta, Rabu (4/12) mengatakan, penambahan kapasitas angkut tersebut dibarengi dengan jumlah alat- alat keselamatan yang berada di atas kapal, yang terdiri atas lifeboat sebanyak 230 unit, lifebouy 451 unit, lifejacket 72.140 unit, liferaft 1.885 unit untuk kapal trayek nusantara. Hal ini menjadikan aspek keselamatan merupakan hal yang paling penting agar tercipta zero accident pada pelayanan Nataru ini.

    Untuk memenuhi tingginya permintaan selama Nataru, kata Yahya, pada ruas-ruas padat penumpang  dilakukan rerouting-deviasi. “Ada penambahan pada ruas Batam-Belawan, Surabaya-Balikpapan, Semarang-Kumai-Surabaya-Sampit, Bitung-Papua Port, Ambon-Banda Neira. Kami berusaha memenuhi permintaan masyarakat agar dapat merayakan Natal bersama dengan keluarga,” kata Yahya.

    Tahun 2017 volume penumpang Nataru mencapai 411.013 pelanggan. Tahun 2018 mencapai 516.825 pelanggan dan tahun 2019 diprediksi melonjak menjadi 548.801 pelanggan, atau  akan bertambah 29.976 pelanggan, naik 5,8 % dibanding tahun sebelumnya. Trend peningkatan pelanggan saat Nataru rata-rata 13 % sejak 2016 hingga 2018.

    Yahya mengatakan prediksi kenaikan tertinggi akan terjadi pada H-4 tanggal 21 Desember 2019, sedangkan untuk pasca Natal akan jatuh pada H+11, tanggal 5 Januari 2020. “Prediksi volume pada puncak Natal akan mencapai 33.838 pelanggan terjadi pada H-4 Natal. Sedangkan pada arus balik  akan mencapai 24.253 pelanggan, terjadi pada H+11, tanggal 5 Januari 2020,” terang Yahya.

    Selama Nataru, Pelni akan mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan kapasitas terpasang 55.668 pax, dari jumlah tersebut sejumlah 34.309 merupakan kapasitas reguler, sisanya sebanyak 21.359 pax, kapasitas dispensasi. “Selama Nataru kami menyiapkan kapasitas 55.668 pax untuk seluruh Indonesia,” tambah Yahya.

    Selain menyiapkan kapal trayek Nusantara, Pelni juga menyiapkan kapal perintis pada periode Nataru tahun ini untuk melayani masyarakat yang berada di daerah Tertinggal, Terpencil, Terdepan dan Perbatasan (T3P) untuk mengantar orang dan barang kebutuhan pokok masyarakat. “Kapal perintis kami siapkan pula untuk melayani masyarakat di daerah T3P pada masa Nataru ini,” tutup Yahya. (son)