Sejumlah Operator Penerbangan Jual Tiket Terjangkau, Faktanya ?

    36
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Kementerian Perhubungan mengapresiasi beberapa maskapai yang memberikan tiket dengan harga terjangkau pada periode Natal dan Tahun Baru 2019-2020, sebagai dukungan dan empati pelaku usaha jasa angkutan udara kepada masyarakat pada saat liburan Natal dan Tahun Baru.

    Hal tersebut merupakan tindak lanjut sesuai himbauan yang disampaikan pemerintah melalui Kemenhub, sebagaimana yang disampaikan dalam Press Background oleh Dirjen Perhubungan Udara Polana pada pada Senin (9/12) lalu, yaitu menyampaikan  himbauan  kiranya operator angkutan udara dapat menyediakan  harga tiket yang terjangkau  pada periode  Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019-2020.

    Dirjen Polana memberikan apresiasi kepada para operator penerbangan yang menindak lanjuti himbauan tersebut dan diharapkan masyarakat  sebagai pengguna jasa transportasi Udara   mendapatkan manfaat dan kemudahan  dalam mengisi  perayaan Natal dan Tahun Baru dengan diberlakukannya harga tiket pesawat yang terjangkau. "Saya sangat menyambut positif kebijakan dari para operator penerbangan yang memberikan potongan harga atau diskon  harga tiket pesawat sesuai dengan kebijakan masing masing operator penerbangan," tutur Polana.

    Selain memberikan tiket dengan harga terjangkau, Polana berharap agar seluruh operator penerbangan dan operator bandara untuk  juga dapat  memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku kepada seluruh masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019-2020, tanpa terkecuali,” jelas Polana.

    Untuk diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tengah melakukan langkah prioritas dalam mempersiapkan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019-2020, antara lain melakukan ramp inspection, baik armada, personil, sarana dan prasarana, serta prosedur, mempersiapkan penambahan jam operasi bandara, penggunaan type pesawat lebih besar untuk penambahan kapasitas, himbauan kepada operator agar berempati terhadap moment perayaan Natal dan Tahun baru, dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau bagi masyarakat, penghentian sementara pekerjaan sisi udara yang dapat berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan penerbangan, antisipasi pelayanan dalam kondisi Kahar, dan optimalisasi penggunaan Slot Time. (son)