Kemenhub Inventarisasi Kebutuhan Transportasi di Ibukota Baru Negara

    32
    SAMARINDA (Bisnisjakarta)-
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Samarinda untuk melakukan koordinasi terkait dukungan transportasi di Ibu Kota Baru Negara (IKN) yaitu 3 (tiga) Bandara, terminal khusus, dan Kendaraan Listrik atau berbasis baterai. "Saya ditugaskan bapak Presiden untuk mempersiapkan ibukota baru yang akan ada di Kalimantan Timur khusunya di Balikpapan dan sekitarnya. Untuk itu saya melalukan inventarisir secara detail apa saja fasilitas transportasi yang sudah ada dan apa yang harus kita buat ke depan,” jelas Menhub.

    Pertama yang dilakukan yaitu menginventarisir dua Bandara yang sudah ada yaitu Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda,  dan satu Bandara yang akan dibangun yaitu Bandara VVIP.

    Menhub mengungkapkan, untuk Bandara Sepinggan, Balikpapan dengan kapasitas 7 juta penumpang dan panjang runway 2.500 m akan dikembangkan menjadi 3.000 m dan dibuat terminal penumpang yang lebih luas.

    Sementara untuk Bandara Samarinda dengan kapasitas saat ini sekitar 1 juta penumpang pertahun, Menhub mengatakan terdapat kendala untuk dilakukan pengembangan karena lahan sekitar merupakan lahan gambut yang sangat sensitif terhadap air.

    Selain melakukan pengembangan terhadap dua bandara yang sudah ada, Menhub mengungkapkan pula bahwa ia diinstruksikan Presiden untuk membangun Bandara Internasional VVIP yang jaraknya kurang lebih 20 km dari pusat ibu kota.

    Menhub Budi juga membahas 301 Tersus yang akan dijadikan Pelabuhan Umum yang dioperasikan oleh Badan Usaha Pelabuhan. Terminal Khusus atau Tersus merupakan terminal yang terletak diluar Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp), yang merupakan bagian dari pelabuhan terdekat untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya.

    Dengan menjadikan Tersus sebagai pelabuhan umum, keuntungannya adalah Badan Udaha Pelabuhan yang mengoperasikannya dapat memberikan pelayanan yang tidak terpaku pada satu jenis komoditi saja.

    Kemudian, Menhub mengatakan akan menyiapkan kendaraan-kendaraan listrik dan berbasis baterai yang akan beroperasi di IKN, karena Presiden mengatakan tidak ada penggunaan bahan bakar fosil.

    Menhub mengatakan akan melakukan pembangunan infrastruktur transportasi dengan seminimal mungkin menggunakan anggaran dari APBN. (son)