Menteri PPPA Datangi Rumah Anak Korban Perkosaan di Padang

    29
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmavati berkunjung ke rumah orang tua TR (12), korban perkosaan yang akhirnya meninggal dunia setelah menderita kanker serviks stadium 4.

    Bintang Puspayoga bersama Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan Ketua TP PKK Padang Harneli meninjau rumah orang tua korban yang berada di kawasan Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Minggu (5/1).

    Bintang langsung bertemu dengan ibu korban dan keluarga yang tengah merasakan kesedihan atas kejadian yang menimpa anak perempuannya. "Kasus yang terjadi memberikan duka yang amat mendalam bagi kita semua, inilah yang harus kita sikapi bersama," kata Bintang.

    Ia juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah merespons cepat kasus tersebut, dan melakukan proses hukum terhadap tersangka bernama Amiruddin (56).

    Dalam pertemuan tersebut, ia juga sepakat dengan pernyataan Kapolda Sumbar untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban yang masih berusia 12 tahun, bertujuan mendapatkan data yang akurat agar hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku sesuai dengan perbuatannya.

    Dia mendorong polisi untuk segera merampungkan kasus tersebut agar didapatkan kepastian hukum. Ia berharap tindakan tegas jajaran kepolisian di Sumbar bisa memotivasi daerah lainnya, dan memberikan efek jera kepada para pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi setempat.

    Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan keprihatinan atas kejadian itu. Menurutnya, Pemkot Padang sudah mengantarkan bantuan dari Baznas Kota Padang awal Desember l2019 sebesar Rp10 juta yang diberikan kepada keluarga .

    "Atas nama Pemerintah Kota Padang kami berduka atas kejadian yang menimpa TS, sehingga akhirnya berpulang ke rahmatullah pada 30 Desember lalu. Kita tentu berharap, hal ini tidak terjadi lagi dimana saja di Kota Padang. Dan semua pihak terkait tentu harus dapat mengantisipasinya," ujar dia pula. (son)