Angkutan Nataru Usai, Pelanggan Pelni Naik 16 Persen

    27
    PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) klaim sukses menyelenggarakan pelaksanaan angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dengan aman, lancar dan selamat. Selama periode tersebut, Perseroan telah mengantarkan sebanyak 601.649 pelanggan menuju berbagai wilayah di Nusantara. Jumlah tersebut naik 16% dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai 516.825 pelanggan.

    Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, dari 601.649 pelanggan tersebut terdiri atas 536.756 pelanggan pengguna kapal penumpang dan 64.893 pelanggan kapal perintis. "Jumlah pelanggan kami mencapai puncaknya pada H-4 (21/12) dengan jumlah mencapai 37.662 pelanggan serta pada H+10 (4/1) dengan jumlah pelanggan sebesar 26.343," terang Yahya Kuncoro.

    Perseroan membagi tiga wilayah pantau yaitu wilayah Indonesia barat, tengah dan timur dalam melayani Nataru. Dalam periode tersebut jumlah pelanggan terbanyak untuk wilayah barat terdiri Cabang Batam (28.755), Tanjung Priok (27.085), Surabaya (25.965), serta Belawan (20.911). Pada wilayah tengah terdiri Cabang Makassar (48.167), Baubau (22.581), Balikpapan (19.622), Kupang (13.464) serta Pare-Pare (11.584). Sedangkan jumlah pelanggan terbanyak utnuk wilayah Timur terdiri Cabang Sorong (30.211), Ambon (28.900), Manokwari (27.220), Jayapura (26.564) dan Nabire (11.666) pelanggan.

    Peningkatan jumlah pelanggan tersebut juga didukung dengan adanya peningkatan pelayanan seperti kemudahan cara memperoleh tiket yang dapat diakses dengan HP, cara pembayaran yang semakin mudah dengan kartu debit, serta kebijakan free bagasi hingga 40 kg dengan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk setiap penumpang menjadi daya tarik bagi masyarakat.

    Selama periode Nataru yang berlangsung sejak 11 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020 Pelni mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara atau kapal jarak jauh ke berbagai rute dengan kapal tipe 3000 pax 1 unit, tipe 2000 pax 9 unit dan kapal tipe 1000 pax 9 kapal. “Dari 12 kapal tipe 3000 dan 2000 pax terdapat 2 kapal 3in1 yang dapat mengangkut orang, kendaraan dan kontainer sebanyak 2 kapal, KM. Ciremai dan KM. Dobonsolo,” kata Yahya.

    Selain itu, Pelni juga mengoperasikan 1 kapal Roro, 1 kapal Fery Cepat dan 46 trayek kapal perintis. “Kapal perintis untuk menghubungkan daerah maju ke daerah terpencil tertinggal, terdepan dan perbatasan (T3P). Dengan layanan kapal trayek nusantara dan kapal perintis PELNI hampir melayari seluruh pulau-pulau di nusantara,” tutup Yahya. (son)