Mega: Saya Tentang Motif Dominasi

42

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kita seringkali abai, menganggap urusan riset tidak ada kaitannya dengan kedaulatan. Padahal di era globalisasi, pertarungan menjaga kedaulatan bangsa dan negara, tidak dapat hanya dimaknai sebagai pertarungan menjaga kedaulatan teritorial.

“Dominasi pihak luar terhadap suatu bangsa dapat dimulai dari riset pembangunan yang dikendalikan oleh bangsa lain,” nilai Megawati Soekarnoputri dalam keterangannya di Jakarta Jumat (10/1).

Bagaimana suatu bangsa dapat berdaulat, jika kebijakan pembangunan di segala bidang kehidupan mengikuti hasil riset yang tidak dilakukan oleh bangsa itu sendiri.

“Saya selalu menggelorakan perdamaian dan persahabatan antar bangsa sebagai perjuangan universal. Saya percaya, tidak ada satu bangsa pun di muka bumi ini, yang menyatakan diri sebagai bangsa merdeka, mau didikte oleh bangsa lain,” ungkapnya.

Kerjasama dalam semangat keadilan dan kesejahteraan dunia, seribu persen saya sepakat! . “Tetapi, kerjasama yang bermotif dominasi terhadap bangsa lain, seribu persen saya tentang,” tegasnya. Ia mengaku percaya, dalam hal ini Presiden Jokowi, beserta jajaran kabinetnya, ada dalam spirit perjuangan yang sama.

Hal-hal yang saya sampaikan di atas, bukan gagasan dari luar, tetapi merupakan sari pati dari nilai-nilai Pancasila. Karena telah termuat dalam produk politik hukum bernama undang-undang, artinya sahih dan sah secara hukum positif yang berlaku di tanah air. Setiap orang wajib menjalankan hukum, tanpa terkecuali. (grd)