AP II Tetapkan Brandline, The Leading Indonesia’s Airport Company

    26
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Memasuki tahun 2020, PT Angkasa Pura II menetapkan brandline baru yakni The Leading Indonesia’s Airport Company. Brandline ini selalu ditampilkan berdampingan dengan logo perusahaan yaitu Sky City atau dunia tanpa batas, yang terdiri dari simbol bola dunia PT Angkasa Pura II.

    Adapun brandline The Leading Indonesia’s Airport Company ini berangkat dari berbagai pencapaian dan prestasi PT Angkasa Pura II pada 2016 – 2019, periode di mana perseroan menjalankan Corporate Transformation 1.0 yang fokus pada culture transformation termasuk juga mencakup penyediaan digitalisasi di sektor pelayanan, operasional, dan pengembangan bisnis kebandarudaraan.

    Pencapaian pada 2019 misalnya adalah 22 penghargaan Airport Service Quality dari Airport Council International (ACI), masuknya Bandara Soekarno-Hatta sebagai Top 40 World’s Best Airport in The World dan Top 10 Best Airport Staff in Asia, serta keberhasilan meraih 1 Gold dan 2 Bronze pada Asia-Pacific Stevie Awards.

    Di samping penghargaan berskala global itu, PT Angkasa Pura II juga berhasil mencapai target operasional di sejumlah bandara seperti Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut, Terminal 2F Soekarno-Hatta sebagai Terminal Internasional Low Cost Carrier (LCC), Runway 3 dan East Connection Taxiway di Bandara Soekarno-Hatta, Airport Learning Center dan sebagainya.

    Pada 2019, PT Angkasa Pura II juga menandatangani perjanjian kerja sama untuk mengoperasikan dan mengembangkan 3 bandara pemerintah dalam bentuk Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara yaitu untuk Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu, Bandara Radin Inten II di Lampung, dan Bandara HAS Hanandjoeddin di Belitung.

    Kinerja PT Angkasa Pura II pun diakui Forum Ekselen BUMN (FEB) Kementerian BUMN pada 2019. Forum  memberikan predikat Industry Leader ke PT Angkasa Pura II menyusul pencapaian skor 681,00 dalam Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN, yang mengukur performa aspek keuangan dan non keuangan untuk 114 BUMN.

    President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan pencapaian lain yang cukup penting adalah keberhasilan perseroan menerapkan digitalisasi bandara melalui konsep Smart Airport guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional, layanan, mau pun pengembangan bisnis non-aeronautika.

    Menurut Awaluddin, digitalisasi dalam pengelolaan bandara tak bisa ditolak, bandara tidak bisa dikelola dengan cara-cara tradisional lagi. Bandara bisa diibaratkan sebagai penghubung semua kegiatan ekonomi, jadi kalau ada istilah Internet of Things (IoT), besok akan ada  Airport of Things.

    Berbagai penghargaan dan pencapaian di bidang operasional, layanan dan bisnis yang didukung implementasi digitalisasi ini, kata Awaluddin, membuat PT Angkasa Pura II menjadi The Leading Indonesia’s Airport Company.

    Pada 2020 – 2024, PT Angkasa Pura II berupaya meningkatkan level sektor kebandarudaraan nasional dengan mulai mengimplementasikan penggunaan teknologi mutakhir seperti artificial intelligence, internet of things, big data analytics, roboting, automation, virtual reality hingga augmented reality. (son)