RUPSLB Putuskan Nama Direksi dan Komisaris Garuda

    25
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT Garuda Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung di Garuda City Tangerang, Rabu (22/1). Salah satu agendanya adalah menetapkan direktur utama (dirut) dan komisaris utama (komut). Direktur Utama dijabat Irfan Setiaputra, dan Komisaris Utama dijabat Triawan Munaf.

    RUPSLB Garuda memiliki tiga agenda acara, salah satunya perubahan susunan pengurus perseroan, sehubungan dengan usulan dari Dewan Komisaris Perseroan sesuai Surat Dewan Komisaris Nomor: GARUDA/DEKOM-104/2019 tanggal 9 Desember 2019 perihal Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham.

    RUPSLB Garuda juga membahas agenda Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-08/MBU/12/2019 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang Dan Jasa Badan Usaha Milik Negara serta agenda perubahan anggaran dasar perseroan.

    Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara terkait skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

    Erick bersama Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia memutuskan pemberhentian direksi perusahaan penerbangan plat merah yang terkait secara langsung dan tidak langsung kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda melalui pesawat baru.

    Pasca pencopotan Ari Ashkara, posisi dirut diisi oleh Plt Dirut Fuad Rizal dan Garuda Indonesia mengalami masa kekosongan yang diwarnai oleh peristiwa-peristiwa seperti kehadiran dua kubu Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) di Kementerian BUMN untuk menyampaikan kondisi awak kabin selama kepemimpinan Ari Askhara, kemudian pencegahan tindak pelecehan seksual terhadap pegawai BUMN, serta evaluasi rute penerbangan ke Eropa. (son)