Asyik, Pemprov DKI Bangun LRT Koridor Timur-Barat

    29
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Kementerian Perhubungan tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan angkutan massal berbasis rel di Wilayah Jabodetabek, karena ini merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan yang kerap melanda di wilayah ini. Termasuk di dalamnya rencana Pemerintah DKI untuk membangun LRT Koridor Timur-Barat.

    Direktur Lalu lintas dan Angkutan Kereta Api, Danto Restyawan di Jakarta, Selasa (4/2) mengatakan, pada prinsipnya Kementerian Perhubungan tidak membatalkan LRT Koridor Timur-Barat dengan rute Pulo Gadung-Kebayoran Lama. “Kita meminta Pemprov DKI untuk mensinkronkan trase LRT dgn pembangunan MRT Utara-Selatan Fase 2 (Bundaran HI – Ancol) dan  perencanaan MRT Barat – Timur (Balaraja – Cikarang) yang sudah matang terlebih dulu," kata Danto.

    Danto mengatakan, setiap proses pembangunan dan pengembangan transportasi Jabodetabek  berpedoman pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ). Ini merupakan salah satu upaya menata sistem transportasi yang terpadu di Wilayah Jabodetabek.

    RITJ ini, kata dia, mengakomodasi sejumlah program dan strategi pembangunan transportasi secara terpadu antara lain integrasi perencanaan jaringan, integrasi prasarana dan pelayanan baik intramoda maupun antarmoda serta integrasi antar moda transportasinya.

    Salah satu tahapan yang harus dilakukan pemerintah daerah dalam proses pembangunan perkeretaapian adalah pengajuan trase. Pengajuan ini diusulkan pemerintah daerah untuk mendapatkan persetujuan Menteri Perhubungan.

    Dengan RITJ ini akan ada sinkronisasi dan harmonisasi, sehingga trase nantinya dapat tertata dengan baik serta bisa mengkomodir integrasi antarmodanya. “Silahkan Pemda mengajukan trase untuk pembangunan LRT Koridor Timur-Barat namun tetap mengacu pada RITJ yang telah ada.” Pungkas Danto.

    Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah DKI merencanakan membangun LRT Koridor Pulo Gadung-Kebayoran Lama. Meskipun belum ada permohonan resmi penetapan trase ke Kementerian Perhubungan, namun rencana trase tersebut akan bersinggungan dengan trase MRT Utara-Selatan Fase 2 dan  perencanaan MRT Barat – Timur yang sudah ditetapkan lebih dulu. Karena trase MRT ini ada lebih dahulu dan ini telah dibahas dengan Pemda DKI, maka trase LRT Koridor Pulo Gadung – Kebayoran Lama yang harus menyesuaikan. (son)