AP I Sabet Bendera Emas Kemenaker

    24
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Sebanyak 13 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I berhasil meraih Bendera Emas Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia. Raihan dengan level Memuaskan ini berdasarkan hasil audit eksternal SMK3 untuk Kategori Lanjutan dengan 166 kriteria sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.

    Pernyerahan Bendera Emas Sertifikat SMK3 diberikan pada kegiatan Airport Safety Week 2020 yang merupakan puncak pelaksanaan bulan K3 di lingkungan Angkasa Pura I. "Raihan Bendera Emas SMK3 ini merupakan pengakuan dan apresiasi terhadap komitmen perusahaan untuk mematuhi UU Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Hal ini juga sejalan dengan proses bisnis Angkasa Pura I yang selalu mengutamakan prinsip Safety, Security, Services, dan Compliance (3S+1C),” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

    SMK3 sendiri adalah Sistem Manajemen K3 yang ditentukan oleh Kemenaker RI dalam upaya menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

    “Pencapaian ini menjadi pemicu kami untuk terus menerapkan SMK3 secara konsisten dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, selamat, sehat, dan nyaman tidak hanya bagi seluruh pegawai perusahaan namun juga bagi mitra kerja dan seluruh penumpang di bandara yang kami kelola,” tambah Faik.

    Raihan Bendera Emas Sertifikat SMK3 ini melengkapi daftar panjang penghargaan dibidang K3 yang pernah diterima Angkasa Pura I. Pada tahun 2017 dan 2018 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mendapatkan penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS, selanjutnya pada tahun 2019 lalu 4 bandara Angkasa Pura I juga menerima penghargaan Zero Accident dari Kemnaker RI di antaranya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. (son)