Catat, Pendaftaran Motis Mudik Lebaran Resmi Dibuka

    223
    JAKARTA (Bisnisjakarta)
    Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan kembali membuka pendaftaran program  Angkutan Motor Gratis (Motis) 2020. Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli tiket kereta api mudik dengan syarat membawa motor yang diangkut secara gratis. Calon pengguna jasa dapat menitipkan motornya untuk selanjutnya diangkut dengan kereta api ke tujuan para  pemudik di pulau Jawa. "Program ini bertujuan untuk mengajak para pemudik motor beralih menggunakan  angkutan kereta sehingga diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan jalan raya saat mudik lebaran. Melihat animo masyarakat yang tinggi dari tahun ke tahun, kami melihat ini sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk mudik dengan lebih aman dan nyaman," demikian disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Ditjen Perkeretaapian, Danto Restyawan di Jakarta.

    Untuk peserta motis yang mendaftar melalui layanan Motis contraflow/dari daerah, pendaftaran dimulai dari tanggal 16 Maret hingga 28 April 2020.
    Pemerintah setiap tahun selalu berusaha agar masyarakat makin mudah dalam proses pendaftaran, verifikasi, penyerahan motor sampai pengambilannya saat balik.

    Untuk itu aplikasi yang digunakan untuk pendaftaran online juga makin disempurnakan. 
    Dengan mengikuti program Motis, para peserta akan mendapatkan kemudahan membeli tiket KA Ekonomi Komersial dan Kereta PSO (Publik Service Obligation) dengan maksimal pembelian sebanyak tiga tiket serta selama persediaan masih ada.

    Sedangkan untuk waktu pengantaran ataupun pengangkutan Motis akan dimulai pada tanggal 16 Mei s.d. 21 Mei 2020. Kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 28 Mei s.d. 1 Juni 2020. "Layanan Angkutan Motis ini sudah memasuki tahun ke-7. Biasanya di tanggal-tanggal favorit tiket kereta cepat habis. Oleh karena itu  kami  menghimbau agar masyarakat merencanakan dengan matang waktu mudiknya sehingga dapat memanfaatkan program Motis ini agar dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman," lanjut Danto. (son)