Antisipasi Virus Corona, PT Railink Siapkan Hand Sanitizer di Stasiun

    31
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT Railink memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah potensi penyebaran Virus Covid-19 terutama di lingkungan Stasiun dan Kereta Api Bandara, mengingat PT Railink merupakan gerbang transportasi masyarakat domestik dan internasional.

    Upaya pencegahan tersebut dilaksanakan dengan menempatkan hand sanitizer di tujuh Stasiun KA Bandara (Medan dan Jakarta). Selain itu, PT Railink mengimbau kepada penumpang yang akan menggunakan layanan KA Bandara untuk menjaga kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata setelah memegang instalasi publik.

    Mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik, cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai dan jika tidak ada fasilitas cuci tangan dapat menggunakan hand sanitizer alkohol 70-80%.

    Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk;
    d. Ketika memiliki gejala infeksi saluran nafas diantaranya seperti batuk, bersin, demam, sesak nafas agar menggunakan masker dan berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.

    Tidak mengusap mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan, Melakukan pengobatan dan istirahat apabila sakit, menjaga kesehatan dengan berolahraga, mengkonsumsi buah, sayur, dan makanan bergizi cukup.

    Sosialisasi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) telah dilakukan sejak dini oleh Railink mulai awal februari 2020 lalu dengan membagikan masker di Stasiun KA Bandara baik Medan dan Jakarta, dan juga secara berkelanjutan mensosialisasikan melalui akun sosial media KA Bandara dan media informasi stasiun.

    Selain tindakan pencegahan di stasiun, PT Railink juga memastikan kebersihan kereta dengan melakukan pencucian dan pembersihan interior KA Bandara dengan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus.

    Namun demikian, bagi penumpang tidak perlu khawatir berlebihan dan tetap tenang untuk menggunakan KA Bandara selama menjalankan petunjuk yang telah disebutkan dan  guna mengantisipasi penyebaran Novel corona Virus (2019-nCoV). (son)