Siaga Virus Corona, Pelayanan Operasional Kapal Pelni Berjalan Normal

    171
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan adanya wabah virus corona yang masuk di Indonesia tidak mengganggu aktivitas pelayanan operasional, baik pada kapal penumpang maupun kapal perintis yang dioperasikan oleh Perseroan.

    Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, Pelni tetap memberikan pelayanan seperti biasa dengan meningkatkan prosedur pengecekan terhadap para penumpang seperti pengecekan suhu tubuh guna menciptakan perjalanan yang aman dan sehat dalam rangka mencegah penyebaran virus di kapal. "Sehubungan dengan adanya virus corona yang telah masuk di Indonesia, Pelni tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Nusantara dan pelayanan kami baik itu penjualan tiket maupun pelayaran penumpang tetap berjalan normal seperti biasa," ungkap Yahya.

    Disampaikan lebih lanjut, bahwa jadwal seluruh kapal penumpang juga tidak terganggu dengan adanya kejadian ini. Sebagai contoh, KM Gunung Dempo tetap akan melakukan pelayaran dari Pelabuhan Tg. Priok menuju Surabaya pada sore nanti (15/3) serta KM Dobonsolo akan tiba di Pelabuhan Tg. Priok pada esok pagi (16/3).

    Hingga saat ini, kegiatan sosialisasi yang sudah terlaksana dilakukan di Kantor Pusat pada Kamis (5/3) yang lalu, beberapa kapal juga sudah dilaksanakan sosialisasi, yaitu KM Ciremai, KM Nggapulu, KM Leuser, KM Awu, KM Dorolonda, serta di beberapa Kantor PELNI cabang,  seperti Tg. Priok, Surabaya, dan Makassar. Kegiatan dilakukan secara berkelanjutan pada kapal dan cabang lainnya. "Kami juga telah memberikan edukasi bagi para Nakhoda, ABK dan kantor-kantor cabang terkait penanganan virus corona. Selain itu, manajemen juga melakukan penyemprotan disinfektan pada kapal serta menempatkan hand sanitizer bagi penumpang pada lokasi yang stategis bagi penumpang. Kami juga memberikan himbauan terkait kebersihan dan kesehatan kepada para penumpang melalui pengeras suara setiap 3 jam sekali, termasuk juga kami menyediakan alat pengukur suhu di setiap kapal-kapal Pelni," jelas Yahya.

    Setelah melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan di atas kapal, manajemen juga melakukan penyemprotan pada Kantor Pusat PT PELNI hari ini Minggu (15/3) sebagai tindaklanjut. "Berbagai upaya akan dilakukan oleh manajemen sebagai upaya kami dalam mengurangi penyebaran virus corona di lingkungan Perusahaan," ungkapnya.

    PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas. (son)