BNI Minta Nasabah Manfaatkan Layanan Daring

    28
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    PT Bank Negara Indonesia (BNI) mendukung kebijakan pemerintah yang menganjurkan bekeja dari rumah (work from home/WFH) guna menghindari penyebaran COVID-19.

    Untuk itu, BNI menyiagakan petugas contact center yang bertugas secara prima untuk melayani nasabah secara digital sehingga nasabah tidak perlu ke luar rumah. "Nasabah dapat menghubungi layanan Phone Banking BNI Call 1500046 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah," Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (17/3).

    Menurut dia, layanan pelanggan melalui sambungan telepon itu dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi.

    Nasabah, lanjut dia, juga dapat memanfaatkan layanan kanal elektronik bank BUMN itu seperti mobile banking, internet banking, SMS Banking, dan ATM BNI.

    Apabila mengalami kendala, nasabah diminta menghubungi nomor 1500046 yang akan dilayani petugas yang bersiaga 24 jam.

    BNI, kata dia, mendukung penuh imbauan pemerintah untuk menjalankan sistem kerja dari rumah atau Work From Home kepada masyarakat dengan menggunakan perangkat elektronik dan jaringan internet, sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19.

    Meski demikian, bank pelat merah itu tetap membuka layanan di kantor cabang jika nasabah membutuhkan pelayanan langsung.

    Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan pihaknya menerapkan protokol pengamanan virus Corona di antaranya tindakan preventif seperti melakukan pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari kantor cabang.

    Manajemen juga menyiapkan cairan pembersih tangan di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau termasuk disiapkan di bagian layanan depan seperti teller dan bagian pelayanan nasabah. "Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan," katanya. (son)