Garuda Tetap Layani Rute Australia dan Belanda

    13
    TANGERANG (Bisnisjakarta)-
    Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan bahwa layanan penerbangan dari dan menuju Australia & Belanda akan tetap beroperasi menyusul restriksi pergerakan warga negara asing ke sejumlah negara terkait dengan pandemi Covid-19.

    Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, keberlanjutan pengoperasian layanan penerbangan dari dan menuju Australia dan Belanda tersebut merupakan bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk memfasilitasi pergerakan warga negara Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dari kedua negara tersebut, maupun warga negara Belanda dan Australia yang akan kembali ke negaranya masing-masing dari Indonesia.

    Pengoperasian penerbangan tersebut tentunya kami lakukan dengan menyesuaikan demand maupun kebutuhan yang ada. Frekuensi penerbangan kedua negara tersebut akan kami sesuaikan dengan kebutuhan trafik pergerakan penumpang.

    Ditengah situasi yang penuh tantangan ini, Garuda Indonesia memastikan komitmen safety akan terus diperkuat termasuk penanganan upaya preventif pencegahan penyebaran Covid-19 pada lini operasional. Kami terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dalam memastikan prosedur penanganan pandemi ini dapat terimplementasikan dengan baik.

    Saat ini Garuda Indonesia melayani penerbangan dari dan menuju Belanda melalui rute Jakarta – Amsterdam.  Sedangkan untuk Australia, Garuda Indonesia melayani rute penerbangan Jakarta – Sydney, Denpasar – Sydney, Jakarta – Melbourne, Denpasar – Melbourne, Jakarta – Perth dan Denpasar – Perth.

    Anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di segmen low cost carrier Citilink Indonesia turut melayani rute penerbangan Denpasar – Perth.

    Pada kesempatan ini kami turut mengimbau pengguna jasa untuk melakukan pengecekan berkala atas jadwal penerbangan yang dituju termasuk bagi calon penumpang yang ingin melakukan perubahan jadwal dan reroute rencana penerbangan. Kami turut menerapkan kebijakan yang fleksibel atas kebutuhan perubahan rencana penerbangan tersebut. (son)